Sosialisasi program BSPS kepada 70 penerima BSPS di Desa Sanglar, Minggu (22/9).

PRO KARIMUN – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Kebersihan Karimun bersama koordinator fasilitator dari Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) penyedia perumahan telah mensosialisasikan kepada penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 662 unit untuk tahun 2019 dari enam kecamatan di Kabupaten Karimun.

“Kita sudah melaksanakan sosialisasi kepada penerima BSPS. Sudah mulai dikerjakan rehab (renovasi) rumah, secara swadaya masyarakat berkelompok,’’ terang Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Kebersihan Karimun Rita Agustina mewakili kepala dinas, Minggu (22/9/2019).

Renovasi rumah BSPS tersebut diharapkan selesai pada akhir Desember mendatang atau empat bulan ke depan. Artinya, masyarakat sebagai penerima bantuan BSPS sebesar Rp 17,5 juta yang diperuntukkan untuk pembelian bahan material Rp 15 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang. Harus dapat menyelesaikan bangunan tersebut, selama empat bulan secara berkelompok.

Untuk model konstruksi rumah, dapat berbentuk kontruksi rumah tembok, rumah setengah tembok, rumah kayu non panggung, dan rumah panggung. “Disesuaikan de-ngan kondisi lahan si penerima BSPS itu sendiri. Sehingga, benar-benar bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri setelah dilakukan renovasi,’’ ujarnya.

Terpisah, Camat Durai Khaidir ketika dimintai tanggapannya, mengungkapkan, pada tahun ini Kecamatan Durai mendapatkan 180 unit program BSPS yang sudah mulai tahap sosialisasi. Melalui program BSPS yang sudah berjalan empat tahun, sangat bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Durai.

“Alhamdulillah, program BSPS sangat bermanfaat bagi masyarakat kecamatan Durai. Sangat terbantu sekali, yang tadinya kurang nyaman rumahnya. Setelah dilakukan renovasi rumah lebih nyaman dan secara otomatis bisa memberdayakan keluarga ke depannya,’’ ungkapnya.

Adapun penerima BSPS di tujuh kecamatan yaitu Kecamatan Meral Kelurahan di Sungai Raya 20 unit, Kecamatan Buru di Kelurahan Buru 74 unit, Kecamatan Moro ada dua lokasi yaitu Kelurahan Moro 30 unit dan Desa Pauh 30 unit.

Untuk Kecamatan Durai di Desa Tanjung Kilang 80 unit, Desa Telaga Tujuh 30 unit dan Desa Sanglar 70 unit. Kecamatan Kundur Utara di Desa Prayun 20 unit, Kelurahan Tanjungberlian Kota 21 unit, dan Kecamatan Ungar di Desa Sungai Buluh 30 unit, Desa Batu Limau 30 unit dan lainnya. (tri)

Loading...