Belasan penghuni kos kosan yang diamankan BNN Karimun saat Razia Operasi Mandiri 2019. foto.sandi

PRO KARIMUN – BNN Kabupaten Karimun bersama Brimob, Polisi Militer TNI AD dan TNI AL, menggelar razia di dua eks hotel di Jalan Setia Budi, Tanjungbalai Karimun, Minggu (15/9/2019). Hasilnya, didapati 28 penghuni kos-kosan di bangunan eks hotel positif menggunakan narkotika.

Sejatinya, kata Kepala Seksi Berantas BNN Kabupaten Karimun, Iptu Sochib yang memimpin Operasi Mandiri 2019, ada 31 penghuni kos-kosan yang diamankan.  Masing-masing, 16 orang dari lokasi pertama, dan 15 orang dari lokasi kedua.

”Setelah dilakukan tes urine, diketahui hanya 28 orang positif menggunakan methapetamin, dan amphetamin. Untuk itu, terhadap 28 orang itu diambil tindakan rehab,” ujar Sochib.

Meski dilaksanakan rehab, lanjut Sochib, mereka tetap diawasi. Tujuannya, untuk memastikan apakah dilakukan rehab jalan atau rehab inap.

“Kalau memang pada proses nantinya ada yang harus rehab jalan, maka kita lakukan. Sebaliknya, jika ada yang harus dilakukan tindakan rehab inap, maka juga akan dilakukan,” paparnya.

Dijelaskan Sochib, razia gabungan dilaksanakan dalam rangka pencegahan, dan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Artinya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mencegah penyebaran tidak meluas.

Seperti diketahui, peredaran narkotika dalam bentuk berbagai jenis sudah sangat mengkhawatirkan. Sehingga, dengan adanya operasi bisa meminimalisir penyalahgunaan sekaligus mencegah. (san)