F.TRI HARYONO/BATAMPOS
Stakeholder ketika melakukan bersih sampah di pantai tidak jauh dari Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Kamis (12/9).

PRO KARIMUN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun menggelar bersih laut dan pantai di lingkungan Pelabuhan Tanjungbalai Karimun dan sekitarnya. Bersih laut dan pantai tersebut, melibatkan pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Karimun.

Plh Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Capt Mozes Imanuel Karaeng mengatakan, kegiatan bersih laut dan pantai dilaksanakan serentak secara nasional. Dalam rangka, memperingati Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September mendatang.

”Kalau di wilayah KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, ada tiga titik yaitu di Pulau Karimun, Tanjungbatu, Pulau Sambu untuk bersih laut. Sedangkan, pantai sendiri di sekitar kawasan pelabuhan termasuk di Pelabuhan Parit Rampak,’’ jelas Capt Mozes Imanuel Karaeng, Kamis (12/9).

Tujuan kegiatan ini tidak lain, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di laut maupun di pantai. Sebab, dilihat dalam satu tahun sampah yang terkumpul mencapai 64 juta ton. Dimana, 3,2 juta ton sampah plastik yang dibuang ke laut dan sangat merusak habitat laut. Karena, sampah plastik yang dibuang ke laut sangat sulit hancur sendiri.

”Nah, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap masyarakat jangan membuang sampah dimanapun. Termasuk sampah plastik di laut dan pantai. Supaya, anak cucu kita bisa menikmati kelestarian lingkungan dan habitat di laut,’’ ujarnya.

Masih kata Mozes, pihaknya dalam kegiatan tersebut menurunkan 4 armada kapal dan masyarakat yang ikut partisipasi juga menurunkan 10 unit boat pancung. Dengan demikian, mudah-mudahan ke depan masyarakat bisa memahami akan bahayanya sampah plastik yang dibuang ke laut dan pantai.

”Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. Sekali lagi, mari kita jaga kelestarian laut kita agar bisa dinikmati anak cucu kita kelak,’’ pesannya.

Sementara itu Ketua INSA Karimun Bustami Datuk Rajo Marah, sangat mendukung kegiatan tersebut dan pihaknya tetap terus memberikan imbauan kepada para operator kapal agar tidak membuang sampah di laut. ”Mudah-mudahan masyarakat kita sadar. Maklum, para penumpang kalau kapal sudah berlayar mana bisa kita kontrol mereka. Padahal, setiap kapal sudah disediakan tong sampah,’’ ucapnya. (tri)

Loading...