Waduk Seibati untuk menampung air bersih agar lebih maksimal di Kabupaten Karimun, Rabu (11/9).
f. Tri Haryono/Batam Pos

PRO KARIMUN – PDAM Tirta Karimun mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dalam peningkatan embung air baku Seibati, Dang Merdu, Kodim 0317 lanjutan dengan nilai kontrak Rp1,72 miliar lebih. Dimana, proyek tersebut lanjutan dari pembuatan batu miring di sekitar waduk milik PDAM Tirta Karimun dan nantinya bisa menampung volume air bersih lebih maksimal.

“Alhamdulillah, sekarang pekerjaannya sudah 75 persen yang didapat dari pihak konsultan. Mudah-mudahan, sesuai jadwal pada akhir tahun ini sudah selesai dikerjakan,’’ jelas Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo, Rabu (11/9).

Dengan demikian, pasokan air bersih tidak menjadi permasalahan lagi, termasuk konektivitas yang sudah terbangun. Mulai dari SPAM Pongkar yang beroperasi sejak dua tahun lalu, kemudian SPAM Sentani yang akan segera beroperasi termasuk jaringan pipa distribusi dalam proses pengerjaan.

“Khusus untuk Pulau Karimun besar, pembangunan infrastruktur inti sudah lumayan mencukupi. Di tahun 2020, kita telah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk pembuatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di dua wilayah yaitu Pulau Kundur dan Moro. Termasuk, mencari sumber-sumber air baku yang baru,’’ terangnya.

Untuk itu kata Idra lagi, secara bertahap pembangunan infrastruktur air bersih sudah ada kemajuan yang cukup pesat dalam empat tahun ini. Sehingga, krisis air bersih di Pulau Karimun telah teratasi beberapa tahun ini. Namun demikian, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik, sekaligus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari jasa pelayanan.

“Keberhasilan ini tidak luput dari dukungan semua pihak, baik itu masyarakat maupun pemerintah daerah. Walaupun, masih banyak kekurangan dan saya siap menerima kritikan dari para pelanggan PDAM Tirta Karimun,’’ tegasnya.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Melayu Raya Karimun Muhammad Firdaus, memberikan apresiasi kepada PDAM Tirta Karimun yang telah berhasil mengatasi krisis air bersih di Pulau Karimun Besar, beberapa tahun ini. Sehingga, masyarakat sudah bisa menikmati air bersih dengan harga yang cukup terjangkau.

“Kami sebagai masyarakat tetap mendukung program peningkatan air bersih. Artinya, pihak PDAM Tirta Karimun teruslah melakukan perbaikan dan pembenahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Selain, mencari profit untuk masukkan ke daerah,’’ ucapnya.

Pantauan dilapangan, kondisi waduk Sei Bati, kini wajahnya lebih cantik dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat berselfie ria dengan menggunakan telepon pintar saat sore hari.(tri)

Loading...