F. Imam Soekarno/Batam Pos
Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto dengan menggunakan tangki air berupaya memadamkan api saat terjadi kebakaran lahan di Paya Togok, belum lama ini.

PRO KARIMUN – Warga Kundur berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun lebih perhatian terhadap masalah penanganan kebakaran lahan di Pulau Kundur. Terlebih dalam menghadapi musim kemarau panjang seperti yang terjadi saat ini. Warga mengharapkan agar Pemkab Karimun dapat membantu mesin pompa air Robin dan selang.

“Tolong pak bupati warga dibantu pompa air dan selang di setiap desa dan kelurahan untuk memudahkan pemadaman api saat terjadi kebakaran lahan,” terang salah satu warga Tanjungsari, Rahim, 57, Rabu (11/9).

Rahim mengatakan kesulitan yang dirasakan warga saat terjadi kebarakarn lahan tidak adanya pompa air dan selang untuk memadamkan api. Karena itu, yang dilakukan warga selama ini hanya menggunakan alat seadanya seperti ember dengan terbatas. “Kami butuh bantuan mesin pompa air dan selang yang berguna untuk memadamkam api kebakaran lahan gambut,” tambahnya.

Ia mengatakan dengan alat seadanya sering kali kebakaran lahan dan hutan sulit dipadamkan, terlebih lahan yang terbakar merupakan lahan gambut.

Ungkapan serupa pernah disampaikan Lurah Gadingsari Bolkiah terkait usulan bantuan mesin pompa air Robin dan selang yang berguna untuk memadamkan saat terjadi kebakaran lahan. “Seharusnya setiap desa dan kelurahan sudah memiliki perlengkapan mesin pompa air dan selang guna memadamkan kebakaran lahan,” kata Bolkiah.

Menurutnya seperti yang terjadi baru-baru ini kebakaran lahan produktif di Batuputih Laut kesulitanya saat memadamkan api adalah karena minimnya mesin pompa air. Diakuinya mesin pompa yang ada selama ini milik warga masyarakat namun jumlahnya terbatas.

“Dengan adanya bantuan mesin pompa dapat digunakan saat terjadi kebakaran lahan, sedangkan mobil pemadam kebakaran hanya ada satu dari lima kecamatan,” katanya. (ims)

Loading...