f. DISDAG, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun untuk Batam Pos
Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli ketika berdialog dengan Manajer UP3 PLN cabang Tanjungpinang Suharno didampingi Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjungbalai Karimun Crisman Ariando.

PRO KARIMUN – Bila sebelumnya listrik menyala malam hari saja, kini empat kecamatan yaitu Ungar, Belat, Buru dan Durai sudah menyala 24 jam. Dampaknya langsung terasa bagi kehidupan masyarakat, termasuk produksi usaha rumahan menjadi naik drastis.

”Untuk wilayah Buru sen-diri sudah menyala 24 jam listrik,” ujar Camat Buru Helmi, Rabu (4/9).



Bagi para pelaku usaha rumahan seperti pembuatan kue bangkit dan sebagainya yang menggunakan listrik sebagai produksi usaha selama ini hanya dikerjakan pada malam hari atau ketika listrik menyala.

”Alhamdulillah, sekarang pergerakan ekonomi rumahan sudah maju pesat. Artinya, produksi kue bangkit lebih banyak lagi dan lebih luas lagi dalam penjualannya,’’ ujar Helmi.

Camat Durai Khaidir atas nama masyarakat Durai juga merasa lega dengan sudah hidupnya listrik 24 jam. ”Menyalanya listrik 24 jam, pas satu hari menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H lalu,” ujarnya.

Dengan demikian, bisa dimanfaatkan pada hari kebesaran umat muslim untuk bersilaturahmi pada siang hari maupun malam harinya.

’’Yang jelas, ekonomi di sini sudah meningkat 100 persen. Mulai dari pertokoan, sekolah, kantor-kantor dan sebagai-nya,’’ tuturnya.

Saat ini, kata Khaidir, untuk Desa Sanglar dan Semembang sudah mempersiapkan lahan untuk PLN yang menyediakan tiang listrik. Termasuk tapak mesin sudah siap, tinggal kapan mau dipasang dan disam-bungkan ke rumah warga nantinya.

”Mudah-mudahan segera terealisasi oleh PLN akhir tahun ini atau awal tahun 2020 mendatang. Kemarin, kita bersama masyarakat secara gotong royong membuka jalur jaringan PLN,’’ katanya.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq menerima kunjungan kerja Manajer Unit Pelaksanaan Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN cabang Tanjungpinang Suharno didampingi Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjungbalai Karimun Crisman Ariando. Dalam kesempatan tersebut Bupati Karimun me-ngucapkan terima kasih kepada pihak PLN yang telah menghidupkan listrik 24 jam di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun. Sehingga, bisa berdampak positif kepada masyarakat tersebut, terutama dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan.

”Kata pak Bupati, secara umum kebutuhan listrik di Kabupaten Karimun sudah mencukupi. Tinggal, yang berada di desa-desa belum terealisasi,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli saat mendampingi Bupati Karimun di rumah dinas Bupati, Rabu (4/9).

Belum menyalanya listrik di beberapa desa tersebut, pihak PLN sendiri masih menunggu operator mesin dari PLN Pusat. Selain itu, Bupati Karimun berencana membantu zonasi kelistrikan di Pulau Karimun agar bisa masuk listrik dari PLN untuk kawasan industri. Dimana, saat ini ada empat kecamatan yang sudah menyala 24 jam, yaitu Kecamatan Ungar yang lebih dahulu, Belat, Buru, dan Durai yang serentak nyala pada Juni lalu.

”Beliau (Bupati Karimun-red) sangat konsen terhadap kebutuhan listrik di pulau-pulau. Untuk wilayah Pulau Parit yang akan dijadikan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) agar bisa masuk listrik 24 jam nantinya,’’ ungkapnya. (tri)

Loading...