Sebanyak 30 anggota DPRD Karimun terpilih foto bersama Plt Gubernur Kepri Isdianto, Bupati Karimun Aunur Rafiq, dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim di Gedung Balai Rong Sri DPRD Karimun, Kamis (29/8).
foto: batampos.co.id/ tri haryono

PRO KARIMUN – Sejak Senin (2/9), DPRD Kabupaten Karimun periode 2019-2024 sudah mulai bekerja . Salah satunya menyusun jadwal dan melakukan pembentukan fraksi-fraksi yang akan mewakili partai politik.

”Kita sudah mulai bekerja untuk menyusun jadwal apa saja yang harus masuk dalam agenda untuk dibahas. Dan, salah satunya hari ini (kemarin, red) tentang pembentukan fraksi-fraksi,’’ ujar Ketua DPRD sementara Kabupaten Karimun M Yusuf Sirat.

Menurut Yusuf, yang sudah menyerahkan nama ke dewan untuk pembentukan baru Partai Golkar. Di dalamnya tidak hanya ada anggota dari Partai Golkar, tapi juga ada satu orang dari Partai NasDem.

Anggota DPRD Kabupaten Karimun dari Nasdem, hanya satu orang. Sehingga, jika ditambah dengan anggota dewan dari Golar, maka jumlahnya menjadi sembilan orang.

Untuk nama fraksi sesuai dengan yang diusulkan tetap Fraksi Golkar. Tidak ada perubahan atau tambahan, karena mayoritas jumlah anggota dewan dari Fraksi Golkar lebih dominan.

”Tidak menutup kemungkinan sampai dengan sore nanti (kemarin, red) akan ada partai lain untuk me-ngirimkan nama-namanya ke dewan,” katanya.

Ia mengatakan, batas pembentukan fraksi-fraksi masih ada satu pekan lagi. “Sehingga, jika semua partai politik sudah mengirimkan nama, maka akan kita lakukan sidang paripurna pengesahan fraksi di dewan,” paparnya.

Ia mengatakan, jika melihat jumlah komposisi anggota dewan dari masing-masing partai politik di DPRD Kabupaten Karimun, maka untuk jumlah fraksi hanya tujuh saja.

Meski partai politik yang ada di dalam dewan sendiri ada delapan partai. Tapi, hanya tujuh partai politik saja yang cukup untuk membentuk fraksi.

Sedangkan, satu partai tidak memenuhi syarat. Untuk bisa membentuk satu fraksi mini-mal harus ada tiga anggota dewan. Baik dari satu partai politik atau tidak. (san)