PRO KARIMUN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karimun akan menggelar operasi patuh seligi yang dimulai Kamis (29/8) mendatang hingga 11 September. Dalam razia ini, targetnya adalah para pengemudi di bawah umur, pengemudi yang melawan arus, dan pengemudi kendaraan bermotor roda dua yang berboncengan lebih dari satu.

Selain itu, pengemudi dan penumpang kendaraan roda dua yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi yang saat membawa kendaraan sedang mabuk karena narkoba atau miras dan pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendaraan. Juga pengendara yang melebihi batas kecepatan yang ditentukan dan pengemudi kendaraan roda empat atau lebih yang tidak menggunakan safety belt atau sabuk keselamatan.

”Kurang lebih dua pekan kita adakan razia. Jadi, kepada masyarakat agar mempersiapkan diri saat berkendaraan nanti,’’ pesan Kasat Lantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kenedy, belum lama ini.

Dirinya mengatakan, tujuan kegiatan tersebut tidak lain untuk menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Karimun. Selain itu, memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan raya itu sendiri. Sehingga, masyarakat saat mengendarai kendaraannya di jalan raya patuh berlalu lintas.

”Masih banyak kita temukan, masyarakat yang belum sadar akan keselamatan mengendara. Terutama, anak-anak pelajar yang di bawah umur masih membawa kendaraan tanpa menggunakan helm,’’ ujarnya.

Untuk itu, kata Kenedy, bagi masyarakat yang belum mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM) agar segera membuat di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Polres Karimun. Sehingga, apabila terjadi kecelakaan dapat mempermudah identitas bagi pengendara itu sendiri.

”Apabila masyarakat belum mempunyai SIM segeralah datang ke Satpas Polres Karimun. Boleh menanyakan persyaratannya, kita siap memberikan pelayanan secara optimal,’’ pesannya.

Sedangkan, salah seorang warga Gustini sangat mendukung Satlantas Polres Karimun melakukan razia kendaraan. Sebab, saat ini banyak anak-anak remaja yang membawa kendaraan roda dua tanpa menggunakan helm dan kebut-kebutan di jalan raya.

”Saya sangat mendukung. Terutama, razia di malam hari daerah Coastal Area yang sering dimanfaatkan oleh anak-anak tanggung untuk balapan liar,’’ ucapnya.(tri)