PRO KARIMUN – Usai melaksanakan wukuf sebagai puncak ibadah haji 1440 H, para jemaah haji Karimun memanfaatkan waktu untuk berziarah atau wisata religi ke tempat bersejarah di Jeddah.

Seperti ke pemakaman yang diyakini telah dimakamkan wanita pertama di muka bumi, Siti Hawa. Juga ke Laut Merah yang terkait dengan sejarah Nabi Musa dan Firaun yang mana pasukan Firaun tenggelam di laut ini.

”Alhamdullilah, para jemaah haji Karimun kondisinya sehat-sehat dan sedang berziarah ke tempat-tempat bersejarah maupun membeli oleh-oleh untuk sanak keluarganya. Dimana, direncanakan 2 September nanti jemaah Karimun akan tiba di Batam,’’ jelas Kasi Penyelenggara Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Karimun Endang Sry Wahyu, Selasa (20/8/2019).

Selain, melaksanakan rutinitas ibadah salat sunah di Masjid Masjidilharam, jemaah haji juga mempersiapkan perlengkapan yang akan berangkat ke Madinah Sabtu (24/8) mendatang.

Sementara itu, Ketua Rombongan (Karom) jemaah haji Karimun Rizal Aidi mengatakan para jemaah haji Karimun lebih kurang 80 orang sedang melakukan kunjungan wisata religius di tempat-tempat bersejarah sekitar Jeddah dengan menggunakan bis. Selain itu, juga melaksa-nakan ibadah salat berjemaah di Masjidilharam maupun di Masjid Maktab.

”Sayang kita tidak bisa me-ngunjungi masjid terapung saat ini. Tapi, bisa mengunjungi masjid lain di sekitar Istana Raja tepi Laut Merah,’’ ungkapnya.

Jemaah haji juga salat Asar di Masjid Ibnu Ahim bin Abduulah atau dikenal dengan Masjid Qishas. Dimana, mas-jid tersebut bagi Pemerintah Arab Saudi untuk melaksanakan hukum qishas bagi pelaku tindak pidana di Arab Saudi. Selain itu, ada jemaah haji Karimun yang akan melaksanakan umrah lagi bersama rombongan. Sehingga, pemanfaatan waktu para jemaah haji Karimun benar-benar dipergunakan untuk meningkatkan ibadahnya. Sebab, tidak lama lagi akan meninggalkan Jeddah untuk bertolak ke Madinah.

”Insya Allah, para jemaah haji Karimun bisa pulang ke tanah air dengan kondisi sehat-sehat dan bisa berjumpa dengan keluarga,’’ ujarnya.

Salah seorang jemaah haji Karimun Yan Indra mengaku dirinya memanfaatkan waktu untuk mengunjungi tempat bersejarah dan beribadah di setiap masjid di Jeddah.

’’Saya manfaatkan, untuk memperbanyak ibadah. Mudah-mudahan, atas izin Allah SWT saya bisa kembali ke sini nanti,’’ katanya. (tri)