foto. dok. BNNK untuk Batam Pos.
Puluhan Pendamping Desa se Kabupaten Karimun berikrar ikut mewujudkan
program Desa Bersinar seusai mengikuti penyuluhan, Rabu (14/8) lalu.

PRO KARIMUNĀ  – Sekitar tiga puluhan orang Pendamping Desa se Kabupaten Karimun mengikuti penyuluhan bahaya narkoba yang digagas BNNK Karimun, Rabu (14/8) di Tanjungbalai Karimun. Kegiatan untuk meningkatkan pemahaman bagi Pendamping Ddesa dalam upaya pencegahan narkoba ini, dibuka oleh Kepala BNNK Karimun, Ahmad Soleh SH SSos MSi.

“Pembekalan sekaligus pemahaman yang kita berikan kepada Pendamping Desa, bertujuan untuk meningkatkan pencegahan narkoba. Sekaligus pengiatan Program Desa Bersinar (bersih dari narkoba) yang menyasar seluruh desa di Indonesia,” tegas Ahmad Soleh.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun berkomitmen memerangi penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Dan disinyalir peredaran narkotika sudah merambah ke pedesaan.

“Kami mengajak elemen masyarakat di pedesaan, termasuk Pendamping Desa untuk bersama-sama memberantas
kejahatan narkotika. Desa menjadi perhatian kami dalam meminimalisir peredaran narkotika yang coba masuk dengan berbagai cara,” ujar Ahmad Soleh.

Pendamping Desa, kata Ahmad Soleh, turut berperan dalam mencegah meluasnya penyalahgunaan narkoba di pedesaan. Oleh karenanya, Pendamping Desa harus dibekali pengetahuan melalui kegiatan diseminasi informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ini.

“Pendamping Desa harus ikut berperan dalam pencegahan narkoba di desa-desa. Dan upaya itu harus dimulai dari diri sendiri yakni mengetahui bahaya narkoba. Kemudian ikut mencanangkan pencegahan narkoba di desa-desa,” papar Ahmad Soleh di hadapan perserta.

Dalam penyampaiannya, dikemukakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk mendukung program Desa Bersinar. Tidak sekadar mendengar apa yang disampaikan Kepala BNNK Karimun. Tetapi kegiatan juga berlangsung atraktif, dengan banyaknya pertanyaan yang dilakukan peserta.

“Setelah mendapat pembekalan ini, kami jadi tahu apa itu narkoba, serta bahaya yang ditimbulkan bagi pengguna. Sebagai Pendamping Desa, kami siap ikut mensukseskan program Desa Bersinar,” ikrar peserta. (enl)

Loading...