Jemaah haji Karimun saat berada di tenda Maktab dua lorong 100-A ketika perubahan cuaca terjadi pada Senin (12/8) lalu.

PRO KARIMUN – Kondisi cuaca di Mina, Makkah pada Senin (12/8) lalu, sekitar pukul 15.30 WAS terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Namun, tenda milik jemaah haji Indonesia tidak terkena banjir dan aktivitas ibadah melontar jumrah (jamarat) berjalan lancar. Dengan menggunakan payung, para jemaah haji melaksanakannya dengan khusyuk.

”Alhamdulillah, jemaah haji kita dalam kondisi sehat walafiat. Hanya terkena banjir di permukaan tenda saja, dan bisa tetap beraktvitas,’’ terang Kasi Penyelenggara Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Karimun Endang Sry Wahyu, Rabu (14/8).

Dengan demikian, kepada keluarga tidak perlu khawatir terjadinya perubahan cuaca secara mendadak di Mina. Sebab, para jemaah haji Karimun sudah berkoordinasi kepada para petugas haji. Sehingga, ketika terjadi perubahan cuaca sudah dapat diantisipasi sebelumnya.

”Jangan khawatir, perubahan cuaca seperti itu sudah lumrah. Insya Allah, jemaah haji kita selesai melaksanakan ibadah hajinya di Mina yaitu proses melontar jumrah pada hari terakhir,’’ ujarnya.

Sementara itu, Ketua Rombongan (Karom) JCH Karimun Rizal Aidi mengungkapkan, di saat terjadinya hujan deras disertai angin kencang para jemaah sudah selesai melempar jumrah dan sedang beristirahat di dalam tenda. Pada 12 Zulhijah 1440 H, jemaah haji Karimun sudah melaksanakan ibadah kurban berupa pemotongan unta di tempat pemotongan pinggiran Kota Makkah.

”Kita bersyukur, pas kejadian pelaksanakan ibadah sudah selesai. Hari terakhir, melaksanakan lempar tiga jumrah ula wustha dan aqabah jamaah. Serta, melaksanakan tawaf ifadah sebagai penutup dari rangkaian ibadah haji 1440 H,’’ terangnya.

Untuk tenda jemaah Karimun, berada di tenda Maktab dua lorong 100-A berdampingan dengan sekretariat maktab dengan pintu masuk utama. Sehingga, berbagai proses pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar hingga hari terakhir.

”Ya Allah, saya menyaksikan langsung kebesaranmu. Ada seorang jemaah kita yang biasa salat duduk, sekarang sudah dapat melaksanakan salat dengan berdiri secara normal,’’ ungkapnya.

Sedangkan, salah seorang jemaah haji Karimun Yan Indra merasa bersyukur telah melaksanakan ibadah haji dengan lancar. Walaupun, terjadi perubahan cuaca beberapa hari lalu. Paling pen-ting adalah, menjaga kebersamaan dan kekompakan para jemaah haji Karimun yang tetap terjalin hingga sekarang.

”Apa yang diberitakan melalui medsos itu tidak benar. Di sini, kita sudah menyelesaikan ibadah haji semuanya dengan tenang,’’ katanya. (*)

Loading...