PRO KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun awalnya mengusulkan lebih dari seribu formasi pada penerimaan CPNS tahun ini. Namun, setelah rapat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah usulan CPNS menyusut.

”Benar, beberapa waktu lalu ditanya BKN berapa kebutuhan PNS yang masih dibutuhkan, maka berdasarkan analisa jabatan yang dibutuhkan lebih dari seribu orang. Sehingga, kita mengusulkan sesuai dengan kebutuhan riil. Namun, rapat terakhir dengan BKN, jumlah yang kita usulkan awal dirasionalisasi,’’ ujar Sekda Kabupaten Karimun M Firmansyah, Selasa (13/8).

Rasionalisasinya tak tanggung-tanggung. Dari usulan lebih dari 1000 CPNS, menyusut hanya tinggal 193 orang saja yang direstui BKN.

Jumlah formasi tersebut sudah dimasukkan ke dalam formasi elektronik atau e_Formasi sesuai dengan arahan dari BKN.

Seperti tahun-tahun sebe-lumnya, formasi 193 CPNS itu sudah diplot untuk tenaga pendidik, kesehatan, dan teknis.

“Berapa formasi kebutuhan masing-masing yang dibutuhkan kita belum tahu. Yang jelas, sesuai ketentuan yang diberlakukan oleh BKN calon pelamar minimal harus lulusan sarjana lengkap atau S1. Sedangkan, untuk lulusan SLTA sederajat memang tidak dibuka,’’ ungkap Firman.

Mengenai kapan mulai pembukaan CPNS tahun ini, Sekda mengatakan, informasi lebih lanjut, memang belum ada. Namun, tidak menutup kemungkinan pada Oktober mendatang tahapannya dimulai.

Ia menambahkan, proses seleksi sama seperti tahun lalu. Yakni, dengan sistem daring atau online dan hanya bisa melamar pada satu formasi yang disediakan.

Lulusan S1 yang berminat sudah boleh mempersiapkan berkas dari sekarang. Persyaratan diprediksi tak jauh beda dengan rekrutmen CPNS tahun lalu. (san)