Kanit Binmas Polsek Kundur AKP Supardi, Bhabinkamtibmas desa Sungai Sebesi dan Sungai Ungar, Sat Pol PP, serta warga memasang spanduk larangan Karhutla.

PRO KARIMUN – Jajaran Polsek Kundur belakangan ini gencar melakukan sosialisasi dan himbauan pada masyarakat terkait larangan pembakaran lahan dan hutan (Karhutla).

Sosialisasi dilakukan Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto bersama Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, kepala desa, pelajar dan melibatkan warga masyarakat Sei Ungar dan Sei Sebesi Kamis 9/8 kemarin.

Loading...

Dalam keteranganya Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto mengajak masyarakat menjaga lingkungan demi kelestarian hutan di sekitar kita. Mengingat fungsi hutan sebagai sumber resapan air serta hutan juga  merupakan sumber kesehatan bagi semua mahluk hidup. Dalam hal ini diminta masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian hutan jangan sampai dirusak dan segera laporkan ke polsek Kundur jika mengetahui orang yang melakukan pembakaran hutan di wilayah kecamatan Kundur.

“Stop membakar hutan dan lahan ayo kita jaga dan lestarikan hutan dan lahan kita bersama. Ingat membakar hutan dan lahan dapat diancam pidana penjara tiga sampai 15 tahun penjara sesaui dengan undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan,”tegas Kapolsek.

Disebutkan Endi Endarto jika kegiatan sosialisasi dan pemasangan spanduk Stop Karhutla disampaikan pada warga di jalan Parit Lintang, jalan Parit Baru, jalan Parit Seratus desa Sei Sebesi, jalan Parit Tegak desa Sei Ungar. Sosialisasi sekaligus mengajak warga menjaga hutan dan tidak membersihkan kebun dengan cara membakar. Menghimbau masyarakat tidak membakar lahan, baik kebun atau hutan, karena dampak dari Kaahutla dapat rusaknya lingkungan, musnahnya ekosistem dan terganggunya kesehatan masyarakat. (ims)

Loading...