BupatI Karimun Aunur Rafiq menyerahkan Rancangan Perubahan APBD 2019 kepada Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat untuk dibahas, Rabu (31/7), lalu.
foto: batampos.co.id / Tri Haryono

PRO KARIMUN – DPRD Kabupaten Karimun periode 2014-2019 akan segera berakhir dan akan digantikan dengan anggota legislatif periode 2019-2024. Tepatnya, dalam bulan ini atau sebelum Kamis (29/8), sehingga pekerjaan yang masih ada saat ini bisa diselesaikan.

“Memang, dalam bulan ini masa yang efektif bekerja tinggal 20 hari saja lagi. Karena, pada bulan ini tugas-tugas sebagai anggota dewan periode lima tahun, 2014-2019 akan berakhir. Meski demikian, kita masih ada tugas yang belum selesai. Yakni, ada dua peraturan daerah (Perda) yang sudah hampir selesai pembahasannya dan harus bisa kita sahkan,’’ ujar Ketua DPRD Kabupaten Karimun M Yusuf Sirat, Selasa (6/8/2019).

Dua Perda yang dimaksud, lanjutnya, tentang keuangan atau APBD Perubahan 2019 yang masih dibahas. Diperkirakan tidak lama lagi sudah bisa selesai. Kemudian, Perda tentang Perubahan Perusda menjadi perusahaan umum (Perum). Untuk Perda ini sudah selesai dan tinggal disahkan. Jika tidak ada halangan bisa disahkan bersamaan de-ngan pengesahan APBD Perubahan.

Dikatakan Yusuf, sebenarnya ada juga rancangan Perda yang dimasukkan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun dan juga dari internal atau inisiatif DPRD Kabupaten Karimun. Namun, diperkirakan pembahasannya tidak cukup waktu untuk anggota DPRD Periode 2014-2019. Sehingga, ditunda pembahasannya dan baru akan dibahas anggota DPRD periode 2019-2024.

“Meski waktu kerja hanya tinggal 20 hari, tidak berarti pembahasan Perda tidak lancar. Sebaliknya, pembahasan terus dilakukan. Karena, tidak mungkin kita selesai tugas, tapi masih menyisakan pekerjaan. Seperti hari ini, masih berlangsung pembahasan tingkat badan musawarah (Banmus) dewan untuk suatu hal,’’ ungkap Yusuf yang kembali terpilih sebagai anggota dewan Karimun. (san)