PRO KARIMUN – Peristiwa kebakaran kapal motor penumpang (KMP) Sembilang yang sedang melakukan perbaikan atau naik dok kemarin (31/7/2019) di PT Karimun Marine Shipyard menyebabkan 10 orang mengalami luka bakar.

”Penyebab pastinya kapal terbakar belum diketahui. Yang jelas kami dari perusahaan akan bertanggungjawab terkait hal ini. Termasuk juga biaya perawatan pekerja yang mengalami luka bakar akan ditanggung,” ujar Ali salah satu perwakilan perusahaan kepada batampos.co.id

baca juga: Kapal Roro KMP Sembilang Terbakar

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Bhati Timah (RSBT) Karimun, dr Firman secara terpisah membenarkan ada 10 orang yang mengalami luka bakar dan semuanya saat ini sedang ditangani di instalasi gawat darurat (IGD).

Bupati Karimun Aunur Rafiq (berpeci) datang ke IRD Rumah Sakit Bhakti Timah

”Pasien luka bakar yang saat ini sedang kita tangani dalam keadaan sadar. Hanya saja, kalau kita lihat memang ada beberapa orng pasien yang mengalami inhilasi atau terganggunya saluran pernafasan. Sehingga, kita upayakan agar saluran pernafasan bisa lancar,” paparnya.

Mengenai persentase luka bakar, lanjutnya, untuk saat ini belum dapat diketahui. Karena, untuk saat ini tim media RSBT masih fokus menangani pasien luka bakar lebih dulu. Termasuk tindakan medis apa yang akan kita ambil akan diberitahukan nanti. (san)