Jaminah Linda

PRO KARIMUN – Dua orang keluarga yakni anak dan menantu almarhumah Jaminah Linda binti Siraj berangkat menuju Malaysia, Rabu (24/7). Keduanya berangkat untuk melacak di rumah sakit mana jenazah Jaminah disimpan.

Keberangkatan kedua orang tersebut atas bantuan Bupati Karimun Aunur Rafiq yang datang langsung ke rumah keluarga di Parit Sukur, Desa Tanjungberlian Barat, Kecamatan Kundur Utara, Selasa ( 23/7) lalu.

Keberangkatan dua orang keluarga korban dibenarkan Camat Kundur Utara Saipol. Mereka dibekali surat keterangan kuasa dari keluarga yang dikeluarkan dari desa setempat.

Surat tersebut digunakan untuk mencari keberadaan Jaminah yang meninggal dunia di rumah kontrakan Jalan Kampung Tali Air, Kuala Lumpur, Malaysia beberapa waktu lalu.

“Kami harapkan kedua orang yang menjadi utusan ini segera mendapatkan jenazah yang dimaksud sehingga dapat dilakukan tahapan pemulangan,” ujar Saipol.

Baca juga: Warga Kundur Tewas di Malaysia, Pak Bupati Turun Tangan

Sebelumnya, korban Jaminah Linda yang bekerja di perkebunan Malaysia, dikabarkan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh seseorang di rumah kontrakannya di Jalan Kampung Tali Air Banting, Kuala Lumpur, Malaysia. Jenazah korban sudah hampir dua pekan masih berada di salah satu rumah sakit di Malaysia.

Sementara pihak keluarga mengaku kesulitan biaya untuk berangkat ke Malaysia. Satirah, ibu almarhumah, hanya bisa terbaring karena sakit stroke mendengar kabar anaknya meninggal di Malaysia.

Sedangkan Unyil, anak kedua dari empat bersaudara sakit lumpuh sejak kecil.
Korban Jaminah Linda selama ini menjadi tulang punggung keluarga setelah berpisah dengan suaminya.

Berita meninggalnya korban menjadi pukulan berat bagi keluarga ini, karena tidak ada lagi yang akan menjadi tulang punggung keluarga setelah kepergian Jaminah untuk selama-lamanya.

Namun, pihak keluarga berharap jenazah Jaminah segera dipulangkan agar bisa dimakamkan di kampung halamannya di Kundur Utara. (ims)

Loading...