Dua anggota Polsek Kundur menghukum pengguna knalpot racing dengan disuruh mendengarkan suara knalpotnya sendiri, Sabtu (21/7).
foto: batampos.co.id / Imam Soekarno

PRO KARIMUN– Pengguna knalpot racing yang sering mengganggu ketenangan warga akhirnya dihukum polisi. Mereka dihukum de-ngan disuruh mendengarkan suara knalpotnya sendiri.

Hal ini dilakukan saat digelar Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) oleh jajaran Polsek Kundur, Sabtu (21/7). Dalam operasi ini, polisi mengaman-kan tiga unit kendaraan sepeda motor yang menggunakan knalpot racing.

”Ketiga unit sepeda motor ini langsung kita diamankan ke Mapolsek Kundur,” ujar Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto.

Tim Patroli Cipkon awalnya melaksanakan apel yang di-pimpin Panit Intel Ipda Slamet. Selanjutnya tim bergerak menuju Pelabuhan Tanjungbatu memeriksa sejumlah pemuda yang duduk-duduk dekat kendaraan sepeda motor.

”Tiga sepeda motor tersebut didapati dari hasil peme-riksaan pengendara,” ujarnya.

Menurut Endi, Patroli Cipkon rutin digelar setiap akhir pekan, tujuannya untuk mencegah dan mengantisipasi aksi balapan liar, kepemilikan senjata tajam, senjata api, narkoba, serta minuman keras.

Dengan digelarnya Patroli Cipkon, terbukti aksi kenakalan remaja terutama aksi balapan liar di Kundur pada akhir pekan bisa berkurang.

”Kita juga sering mendapati kendaraan yang tidak dilengkapi pelat nomor polisi serta kelengkapan surat kendaraan dan kita tertibkan dalam Cipkon,” katanya. (ims)