PRO KARIMUN – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun hingga sekarang sudah mencatat 340 koperasi yang telah berbadan hukum.

Dari 340 koperasi yang tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Karimun, hanya 122 koperasi yang aktif menjalan-kan roda organisasi tersebut bersama anggotanya.

’’Sisanya ada 218 koperasi tidak aktif dan tidak ada pemberitahuan kenapa tidak aktif oleh pengurusnya,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli, Senin (22/7).

Dengan demikian, sesuai dengan aturan yang berlaku pihaknya telah menyurati kepada koperasi tidak aktif agar memberikan informasi secara tertulis kenapa tidak aktif. Sehingga, bisa menjadi evaluasi bagi pihaknya dimana kendala maupun permasalahan dan memberikan solusi kepada koperasi tersebut.

’’Kami juga ingin tahu, kenapa mereka tidak aktif koperasinya. Padahal, persyaratan yang kita berikan tidak dipungut biaya,’’ ujarnya.

ilustrasi

Dijelaskan, saat ini ada dua jenis koperasi yang berdiri di Karimun yaitu koperasi konvensional dan koperasi syariah. Saat ini baru dua koperasi syariah yang sudah berdiri dan beroperasi berdasarkan syariah Islam. Sehingga, apabila benar-benar dijalankan kope-rasi tersebut bisa menjanjikan.

’’Kalau dilihat keberadaan koperasi di Kabupaten Karimun cukup bagus. Ada juga kope-rasi yang sudah memberikan laba kepada anggotanya lebih dari modal,’’ ungkapnya.

Jika nanti koperasi yang tidak aktif tersebut benar-benar tidak bisa dimanfaatkan lagi, maka disarankan untuk dibubarkan dengan syarat tidak mempunyai tunggakkan kepada pemerintah maupun anggota kope-rasi itu sendiri.

Dari koperasi yang aktif, mere-ka menjalankan berbagai usaha mulai koperasi simpan pinjam anggota, mini market, dan sebagainya.

’’Keberadaan koperasi aktif, sangat membantu untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Cuma sangat disayangkan saja koperasi yang tidak aktif, kita sudah susah-susah melakukan pembinaan,’’ kata Yosli.

Sementara itu, salah satu anggota koperasi Syariah Eva me-ngungkapkan, saat ini ia telah menjadi anggota koperasi syariah yang menjalankan salah satu usaha di Tanjungbalai Karimun.

Walaupun, koperasi syariah baru berdiri satu tahun tapi rasa kekeluargaan sesama anggota cukup terasa.

’’Semuanya transparan. Alhamdulillah, sekarang usaha yang dipegang koperasi syariah membuka cabang usaha lagi di daerah Tanjungbalai,’’ ucapnya. (try)