Kepala Desa Teluk Radang, Ngadino menunjukkan kondisi parit yang longsor di Kundur Utara, Rabu (17/7). Warga mengharapkan parit segera diperbaiki karena mengancam permukiman warga.
foto: batampos.co.id / imam soekarno

PRO KARIMUN – Sejumlah warga dusun Dua Kampung Dalam, Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara mendesak Pemerintah Kabupaten Karimun segera memperbaiki parit yang rusak di lingkungan mereka. Pasalnya, parit tanpa batu miring sepanjang 300 meter dikhawatirkan akan merusak rumah warga.

Masrun, warga setempat, menyebutkan, parit di sepanjang jalan utama itu terus tergerus air ketika hujan. Bah­kan ada beberapa rumah sudah terancam rusak akibat parit tanahnya longsor.

”Kami berharap agar pemerintah segera memperbaiki kerusakan parit,” kata Masrun, Rabu (17/7/2019).

Menyikapi keluhan warga, Kepala Desa Teluk Radang Ngadino membenarkan kondisi kerusakan parit tersebut. Pihaknya sudah berulang kali mengusulkan melalui musyawarah rencana pem­bangunan (murenbang) maupun secara lisan kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq.

”Parit ini sangat dekat dengan rumah penduduk, bahkan beberapa rumah sudah terlihat pondasinya akibat tergerus air dari parit yang tanahnya longsor,” katanya.

Ngadino menuturkan untuk perbaikan parit ini bisa menggunakan dana dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD).

”Namun, sebelumnya sudah terlanjur dimasukkan usulan ke musrenbang,” ujar Ngadino.

Masih kata Ngadino, terakhir pada 2018 sudah dimasukkan ke usulan musrenbang dan akan direalisasikan pada 2019. Sayangnya sampai saat ini belum ada upaya perbaikan, sementara kondisi kerusakan paritnya terus meluas dan sangat membahayakan.

”Kami mengharapkan agar segera ada pemasangan batu miring sehingga dapat menye-lamatkan rumah warga,” katanya. (*)

 

 

 

Loading...