PRO KARIMUN – Badan Amil Zakat (Baznas) Karimun, untuk kesekian kalinya melakukan rehab rumah warga kurang mampu. Tahun ini, Baznas Karimun sudah selesai mengerjakan dua unit rumah yang berada di Kecamatan Meral. Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa program Baznas Karimun sangat membantu program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Karimun.

’’Selamat kepada bapak dan ibu yang telah menerima bantuan. Baznas Karimun telah berhasil mengumpulkan, dana umat untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu,’’ ujar Rafiq saat penyerahan secara simbolis di rumah Rusmansyah, warga Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Senin (15/7).

Loading...

Dengan demikian, ia berharap warga yang mampu terus menyisihkan rezekinya untuk berzakat melalui Baznas Karimun. Sehingga, dapat membantu yang kurang mampu dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Termasuk bagi penerima usaha produktif supaya bisa dimanfaatkan peralatan nantinya.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan bantuan dari Baznas Karimun didampingi Ketua Baznas Karimun Nasrial di Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Senin (15/7).

’’Bantuan yang diberikan oleh Baznas Karimun, agar dapat dimanfaatkan dalam mening-katkan ekonomi keluarga. Mulai dari bantuan rehab rumah, bantuan usaha produktif maupun bantuan pendidikan bagi pelajar SMP dan SMA,’’ ungkapnya.

Kepala Baznas Karimun Nasrial mengatakan, untuk dua unit rumah rehab yang sudah selesai yaitu rumah Rusmansyah, warga Kelurahan Baran Timur, dan rumah Rahim, warga Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, sudah selesai dikerjakan. Dimana, rehab dua unit rumah tersebut telah dialokasikan anggarannya Rp 70 juta.

’’Alhamdulillah, kita di sini bantuannya tidak berbentuk uang tunai. Namun, berbentuk bahan bangunan yang telah disediakan dan dikerjakan oleh tuan rumahnya sendiri sekitar dua bulan,’’ terangnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyerahkan bantuan usaha produktif dalam bentuk peralatan mesin usaha dengan total Rp 50 juta untuk 20 pelaku usaha produktif. Selanjutnya, bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu sebanyak 300 pelajar yang totalnya Rp 80 juta.

’’Jadi, totalnya ada Rp 200 juta diperiode untuk rehab rumah, bantuan usaha produktif dan dunia pendidikan,’’ kata Nasrial.

Sedangkan, Rusmansyah sangat berterima kasih atas kepedulian Baznas Karimun. Sebab, dulu rumahnya hanya beralaskan tanah dengan din-ding kayu. Sehingga, setelah dapat bantuan dapat memperbesar rumahnya dan sudah layak dihuni.

’’Ukuran rumah 6,5 meter kali 6 meter ada dua kamar. Lumayanlah, nanti bisa dilanjutkan untuk bangun dapur,’’ ujar pria penjaga Masjid Nurul Taqwa tersebut. (tri)

Loading...