Kondisi terkini waduk di tempan PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu.

batampos.co.id – Setelah sebelumnya dihentikan suplai air ke pelanggan,hal itu disebabkan air waduk mengering. Sejak 6 Juli pihak PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu memberlakukan dengan cara bergilir (rationing).

Kondisi ini seiring turun hujan sehingga waduk utama di Tempan desa Lubuk mulai terisi. Pendistribusian air ke pelanggan bergiliran tiga hari nyala, tiga hari mati.

Pernyataan di atas disampaikan pelaksana tugas (plt) kepala cabang Tirta Karimun Tanjungbatu Arman Sabtu 6/7. Lebih lanjut dikatakan seiring dengan terisinya air dalam waduk sehingga pendistribusian air ke pelanggan kembali diberlakukan namun secara bergilir. Sebelumnya suplai air sempat terhenti total karena kondisi waduk kering.

“Terhitung 6 Juli kami sudah suplai air ke rumah pelanggan, hanya saja masih bergilir tiga hari nyala tiga hari mati. Memang dalam beberapa hari belakangan ini sempat turun hujan, namun air dalam waduk belum banyak sehingga suplai air ke pelanggan belum bisa sepenuhnya normal,”terang Arman.

Dijelaskan pembagian dengan cara bergilir disesuaikan dengan lokasi pelanggan masing-masing.

Untuk blok 1 tanggal 6 sampai 8 Juli akan didistribusikan bagi pelanggan di jalan Jenderal Sudirman. Jalan Usman Harun, jalan RA Kartini, jalan Abdul Latif, jalan Pemuda, jalan Merdeka dan jalan M. Nawawi.

Sedangkan blok 2 pada 9 hingga 11 Juli diberlakukan bagi pelanggan yang berdomisili di jalan Dwi Kora, jalan M.Daud, jalan Abul Wahab, jalan Paya Togok, jalan Tanjung Susup, jalan A.Yani, jalan Baran dan jalan Sei Sebesi. (ims)