Plt pusat kesehatan hewan Yuriadi kanan menunjukan anak sapi jenis unggul simental hasil inseminasi buatan yang baru saja lahir

batampos.co.id – Pelaksana tugas (plt) Pusat Kesahatan Hewan (Pukeswan) Kundur Yuriadi menegaskan program inseminsasi buatan (IB) terhadap ternak sapi di pulau Kundur dinilai cukup berhasil.

Selasa (2/7/2019) lahir anak sapi hasil inseminasi buatan yang ke 106. Hal itu menunjukan program IB di pulau Kundur berhasil, meskipun selama ini masih  minim perhatian dari pemerintah kabupaten Karimun.

“Alhamdulillah kembali lahir anak sapi jenis unggul Simental yang ke 106 hasil dari program IB kita kembangkan di pulau Kundur. Jenis unggul Simental ini jika dipelihara sesuai dengan ketentuan berat badanya bisa mencapai satu ton. Jelas hal ini sangat membantu dan menguntungkan bagi peternak sapi,”terang Yuriadi.

Lebih lanjut dikatakan program inseminsasi buatan di bawah pengawasasan dan bimbingan bidang peternakan provinsi Kepri drh.Honis Mandri. Program insemenisasi yang kita jalankan sejak Januari 2017 hingga januari 2019 sudah melahirkan ratusan ekor anak sapi. Disebutkan bibit inseminasi buatan (IB) selama ini bantuan dari Propinsi Kepri. Saat ini sudah ada tiga orang petugas inseminator yang bisa menjangkau lima kecamatan di pulau Kundur, kecamatan Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat, Ungar dan Belat.

Yuriadi juga menambahkan perkembangan program insemenisasi buatan yang sudah berjalan selama ini mendapat dukungan penuh dari provinsi Kepri. Bahkan petugas teknis di lapangan sudah mampu mengatasi masalah ganguan reproduksi pada ternak sehingga diharapkan sapi jenis unggul Simental dapat dihasilkan dari pulau Kundur melalui program IB. Hanya saja dukungan dari pemerintah daerah Karimun masih cukup minim. Padahal jika dilihat dari keberhasilan petugas di lapangan sudah dapat dirasakan masyarakat dan peternak itu sendiri. (ims)