Razia tiga Pilar (Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan,Lurah) di salah satu warnet. (Polsek Balai Karimun)

PRO KARIMUN – Anak-anak di bawah umur atau masih duduk di bangku sekolah, kedapatan berkeliaran di warnet hingga larut malam. Hal ini didapati Tim dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan lurah, menggelar razia ke warnet di Jalan Pertambangan, Kelurahan Tanjungbalai, Senin (1/7/2019) malam.

Razia digelar karena ada aduan warga yang mengaku resah atas aktivitas warnet yang buka 24 jam. Mirisnya, pengunjung warnet kebanyakan anak-anak di bawah umur.

“Memang, hasil razia banyak didapati anak-anak muda yang rata-rata di bawah umur asyik main game online,” ungkap Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono.

Selain bermain game online, warnet yang buka 24 jam dijadikan lokasi nongkrong. Sehingga mereka tidak mengingat waktu sudah larut malam.

“Begitu dirazia, mereka kita suruh pulang ke rumah masing-masing. Dan sebelum pulang mereka diberikan pengarahan, agar bermain melihat waktu supaya orangtua tidak mencari-cari nantinya,” tegas Budi.

Disebut Budi, tim razia merupa gabungan tiga pilar yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah. Tujuannya, untuk menjalin sinergitas, antara TNI-Polri sebagai pengamanan, dan Kelurahan sebagai pemangku kebijakan wilayah.

Sehingga bisa terjalin kemitraan dan koordinasi antar tiga pilar tadi dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat. Yang pada akhirnya, bisa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif dan aman.

“Artinya, melalui razia yang kita gelar bisa memberikan ruang bagi masyarakat untuk beristirahat. Sehingga dapat beraktivitas dengan tenang keesokan harinya,” tutup Budi. (tri)