Akses jalan Jembatan Leho yang belum diaspal. (tri)

PRO KARIMUN – Jalan menuju jembatan kuning atau Jembatan Leho, Kecamatan Tebing, menunggu diaspal. Untuk pengaspalan jalan dari simpang PLTU menuju Jembatan Kuning, menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kepri.

Sebelumnya, akses jalan menuju Jembatan Kuning terhambat karena ada lahan milik warga yang belum dibebaskan. Namun Pemerintah Karimun sudah membebaskan lahan sekitar dua hektare.

“Kita (Pemkab Karimun, red), sudah membebaskan lahan sekitar 2 hektare tahun 2018. Jadi untuk pengaspalan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kepri. Sebab, jalan Coastal Area sudah menjadi jalan provinsi,” jelas Kepala Dinas PUPR Karimun M Zulfan, Kamis (27/6/2019).

Secara keseluruhan, jalan Coastal Area dari gerbang utama hingga Bandara Sei Bati nantinya mencapai 13 kilometer. Saat ini, pengaspalan jalan sudah dilakukan sepanjang tujuh kilometer.

Jembatan Kuning yang kabarnya diberi nama Sanur (Sani-Nurdin) masih berbentuk tanah. Walaupun demikian, warga masih ramai berdatangan pada sore hari untuk menikmati keindahan panorama pantai.

Selain itu, pengunjung juga bisa melihat langsung aktivitas nelayan mencari ikan laut, dengan menggunakan kapal tradisional secara berombongan. Sehingga, Jembatan Kuning menjadi alternatif objek wisata bahari bagi publik yang berkunjung. (tri)