Ketua panitia Haris Fadillah ketika meninjau persiapan pelaminan yang bernuansa Melayu.
foto : batampos.co.id / try

PROKARIMUN – Putri kedua Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Raja Azmah, Dian Rafinasari (Fina) akan meng­akhiri masa lajangnya, Rabu (26/6). Dia dipersunting oleh Ganar Septyadi (Ganar), putra pertama pasangan Herra Indra dan Destri Yanti.

Akad nikah pasangan ini akan dihelat di rumah Dinas Bupati Karimun, Jalan Yos Sudarso No 1, Tanjungbalai Karimun.

Prosesi akad nikah sedianya akan disaksikan langsung Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Wakil Gubernur Kepri Isdianto.

”Insya Allah, proses akad nikah dilaksanakan pukul 09.00 WIB dengan nuansa adat Melayu,’’ jelas ketua panitia pernikahan Fina dan Ganar, Haris Fadillah, Selasa (25/6).

Sebelum pelaksanaan akad nikah, prosesi dimulai dengan menghiasai rumah luar dan dalam. Kemudian dilanjutkan dengan mandi memohon tolak balak agar acara berjalan lancar bagi calon pengantin perempuan dan laki-laki.

Selanjutnya, calon pengantin perempuan melaksanakan khatam Alquran dengan harapan rumah tangga pasangan harmonis dan kekal. Malam harinya, dilaksanakan adat Melayu berinai agar kedua calon pengantin terlihat seolah raja dan ratu.

”Setelah itu kedua mempelai akan mempersiapkan diri untuk prosesi resepsi pernikahan besok (hari ini, red),’’ ujarnya.

Resepsi pernikahan juga diawali acara adat untuk menyatukan kedua mempelai dalam satu pelaminan. Pertama, de-ngan penyambutan pengantin dengan pencak silat. Dilanjutkan prosesi pernikahan purna praja dharma astha brata. Sebab, pengantin laki-laki adalah lulusan STPDN.

”Pernikahan putri kedua Bupati Karimun, kami balut semua-nya dengan nuansa Melayu. Mulai pelaminan hingga makanan khas Melayu, seperti pulut kuning, nasi biryani dan seba-gainya yang bisa dinikmati oleh tamu undangan nanti,’’ ungkapnya.

Pantauan di lapangan, di dalam rumah pengantin perempuan sudah berdiri dua pelami-nan. Satu berada di dalam rumah dengan nuansa Melayu dan satu lagi di luar dengan nuansa nasional yang tetap dasarnya Melayu. Selain itu, papan bunga sudah mengelilingi rumah calon pengantin perempuan yang memberikan ucapan selamat kepada kedua pasa-ngan pengantin.

”Ini juga bentuk untuk melestarikan budaya Melayu. Bagaimana, proses pernikahan dengan adat Melayu yang bisa kita saksikan secara langsung hari ini. Selamat menempuh hidup baru bagi kedua mempelai,’’ ucap Ketua DPW LMB Kepri Datok Azman Zainal. (try)

Loading...