batampos.co.id – Sepekan Hari raya Idul Fitri 1440 H berlalu, masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa. Tetapi, yang menarik, toko emas menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat Tanjungbalai Karimun.

Usai Lebaran, masyarakat banyak menjual perhiasannya di toko emas di Tanjungbalai Karimun. Salah satu pedagang emas, Dayat, mengatakan dirinya kebanjiran jual perhiasan emas dari masyarakat mulai perhiasan kalung, gelang, cincin dan sebagainya.

’’Banyak warga yang menjual perhiasan emasnya. Anda bisa lihat sendiri, cukup lumayanlah mulai dari Rp1 juta hingga puluhan juta. Apalagi harga emas sekadang sedang naik,’’ kata Dayat, kemarin (14/6).

Saat ini, emas 24 karat dihargai Rp 610 ribu per gram, sedang emas 23 karat dihargai Rp 565 ribu per gram. Dan emas 22 karat harganya mencapai Rp 430 ribu. Rata-rata emas yang dijual dalam bentuk perhiasan emas 23 karat. Seperti kalung, gelang, maupun cincin. Hal ini berbanding terbalik dengan penjualan emas sendiri tidak terlalu ramai seperti tahun lalu.


F. batampos.co.id / Tri Haryono
Salah satu toko emas yang sedang melakukan transaksi penjualan perhiasan emas, Jumat (14/6)

”Nah, kalau jual emas ya ramainya menjelang Lebaran saja. Itupun, tidak begitu signifikan dibandingkan tahun lalu. Jauhlah,’’ ungkapnya.

Masih kata Daya, selain harga emas sedang bagus saat ini. Biasanya, masyarakat menjual perhiasannya untuk keperluan sekolah. Sebab, tidak lama lagi akan masuk ajaran baru yang secara memerlukan dana tunai cukup banyak.

Sementara itu, salah seorang warga, Solema, mengungkapkan, dirinya menjual perhiasannya untuk kebutuhan keluarga saja.

”Biasa bang, habis Lebaran kebutuhan banyak. Ya kita jual saja perhiasan kalung lumayanlah harga jual ada untung sikit,’’ ucapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, masyarakat selain menjual perhiasan juga ada yang melakukan penukaran perhiasan dengan model terbaru. Maupun, hanya menanyakan perhiasan baik itu dalam bentuk gelang, cincin, maupun kalung. (tri)

Loading...