batampos.co.id – Bupati Karimun, Aunur Rafiq meninjau kesiapan mesin pembanggkit listrik di PLN Desa Pulau Moro, Kecamatan Moro, Kamis (13/6). Hal ini dilakukan berdasarkan laporan dan keluhan masyarakat yang disampaikan warga setempat terkait belum hidupnya listrik di daerah tersebut.

“Kita dapat laporan tentang keluhan masyarakat bahwa listrik PLN belum juga beroperasi. Padahal, mesin dan perlengkapan lainnya sudah selesai dikerjakan. Untuk itu, tadi pagi (kemarin, red) kita datang untuk mengetahui apa yang terjadi. Dan, sekaligus kita juga ingin melihat lokasi pembagkit listrik PLN,’’ ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq kepada Batam Pos.

Aunur Rafiq mengatakan, saat ini progres pengerjaan pembangkit tersebut sudah mencapai 80 persen. Tetapi hingga belum ada kepastian operator yang akan bertugas menjalankan mesin tersebut.

”Masyarakat belum tahu masalah ini. Setelah saya hubungi PLN Wilayah Kepri mereka mengatakan bahwa memang mesin lsitrik di Desa Pulau Moro sduah selesai dipasang. Namun, untuk operator yang menjalankannya belum ada. Karena, saat ini masih proses lelang untuk mencari operatornya. Dan, dalam waktu dekat atau satu setengah bulan lagi proses lelang selesai dan listrik PLN akan segera bisa dinikmati oleh warga,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Karimun, lanjut Rafiq, akan terus memantau perkembangan listrik PLN di pulau tersebut.

Sebab, jika beroperasi, maka tidak hanya warga di Desa Pulau Moro yang akan menikmatinya. Tapi, termasuk juga masyarakat yang ada di Dusun Kricik, Kecamatan Moro.

“Lokasinya tidak jauh dari desa tersebut. Jika nanti listrik sudah menyala, harapannya mampu meningkatkan kreativitas dan ekonomi masyarakat setempat,” katanya. (*)

Loading...