batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun telah mengumumkan kelulusan pelajar SD dan Madrasa Ibtidaiyah (MI), Rabu (12/6). Hasilnya sebanyak 4.659 pelajar SD dan MI dinyatakan lulus.

”Lulus semua 100 persen, tak ada yang gagal, satupun. Jumlah pelajar laki-laki yang ikut ujian akhir sebanyak 2.458, perempuang sebanyak 2.237. Sehingga total pelajar SD dan MI tahun ini sebanyak 4.695. Jumlah yang lulus tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Kadisdik Karimun, Bakri Hasyim.

Pihaknya berharap orang tua siswa tetap menyekolahkan anaknya ke tingkat selanjutnya yakni SMP.

Disinggung tentang jumlah SMP negeri yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan SD yang lebih banyak, sehingga dikhawatirkan tak akan bisa menampung semua lulusan SD dan MI, Bakri menegaskan, sebelum ujian akhir digelar, setiap sekolah sudah membuat angket.

”Isi angket tersebut meminta pernyataan orangtua wali murid untuk menyebutkan kemana nantinya anaknya akan melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Apakah ke sekolah negeri atau swasta,” terangnya.

Dari penyebaran angket tersebut, diketahui tidak semua pelajar yang lulus tersebut hendak melanjutkan ke sekolah negeri. Ada juga pelajar yang hendak melanjutkan ke sekolah swasta.

Untuk itu, pihaknya menjamin tidak akan ada tamatan SD yang nantinya tak tertampung masuk sekolah SMP. Karena pihaknya sudah menerima data angket dan disesuaikan dengan zonasi.

”Untuk PPDB SMP negeri, serentak akan digelar pada 1 Juli mendatang. Perlu diingat bahwa PPDB ke SMP negeri tidak dipungut bayaran. Tidak ada istilah uang pendaftaran atau uang untuk masuk sekolah,” tegasnya.

Jika memang ada orangtua wali murid diminta bayaran untuk bisa masuk ke SMP negeri, Kadisdik minta segera laporkan ke Disdik ataupun kepolisian agar segera ditindak lanjuti sanksinya. (san)