batampos.co.id – Daging sapi segar tahun ini kurang diminati masyarakat di Karimun. Alasannya harganya tinggi mencapai Rp 170 ribu perkilogramnya. Hal tersebut membuat warga beralih mengkonsumsi daging sapi beku atau ayam potong.

Seperti misalnya di Pasar Puan Maimun, tampak pedagang daging sapi segar sepi pembeli, beda dengan pedagang daging sapi beku dan ayam potong yang selalu diserbu warga pembeli.

”Harga daging sapi segar saja kemarin masih Rp 160 ribu per kg, sekarang naik lagi menjadi Rp 170 ribu. Kalau harganya semahal itu, bagusan saya belanjakan daging sapi beku saja yang harganya Rp 88 ribu per kg atau ayam potong,” ujar Misnah, warga Kolong Tanjungbalai Karimun.

Sementara Ucok, salah satu pedagang daging sapi segar mengakui tahun ini penjualannya mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu dala sehari ia bisa menjual daging sapi segar mencapai hampir 100 kg, tahun ini hanya belasan kg saja.

Pantauan di lapangan, ibu-ibu mulai menyerbu bumbu dapur yang rata-rata membeli bumbu opor ayam dan rendang daging.

“Tergantung bang, mau berapa dia beli. Kalau dibandingkan tahun lalu, sekarang agak sepi dari pembeli,’’ kata Uni salah seorang pedagang bumbu. (tri)