Anggota DPRD Kepri Jusrizal meninjau Puskesmas Karimun, Sabtu (25/5) lalu. Bangunan Puskesmas ini masih belum ramah anak.
foto: batampos.co.id / Tri Haryono

batampos.co.id – Puskesmas Tanjungbalai Karimun kini telah menjadi puskesmas ramah anak. Namun, kondisi beberapa ruangan tidak menenuhi kriteria ramah anak. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, dr Yusrizal, saat kunjungan kerja ke Puskesmas Tanjungbalai Karimun bersama anggota Asnah dan Saptono Sabtu, (25/5/2019) lalu.

’’Kalau dilihat sudah bagus, tinggal ada beberapa ruangan yang belum memadai untuk bermain anak. Anda bisa lihat, seperti ruang tunggu umum seharusnya tidak boleh digabung dengan ruang anak,’’ kata Yusrizal, kemarin (27/5).

Untuk itu, pihaknya memberikan saran kepada Puskesmas agar dekorasinya lebih ke dunia anaknya. Agar menunjang pelayanan ramah anak ke depannya, sehingga ketika pasien dewasa membawa anak-anaknya ke Puskesmas bisa bermain anaknya di tempat yang telah disediakan. Yang saat ini masih banyak kekurangan, seperti furniture, seprai, hordeng dan sebagainya yang kurang menonjolkan dunia anaknya.

’’Kemarin, kita juga telah menyumbang sedikit untuk keperluan permainan anak-anak. Secara umum, pelayanan Puskesmas sudah bagus hanya pelayanan anak masih kurang,’’ tuturnya.

Apalagi, lokasi Puskesmas Tanjungbalai Karimun kalau dilihat masih banyak ruang untuk dibangun. Terutama, bangunan khusus untuk pelayanan ramah anak. Jadi pelayanan untuk dewasa terpisah dari ruangan anak.

Sementara itu, Kabag TU Pusesmas Tanjungbalai Karimun, Azmi, mengaku beberapa ruangan di Puskesmas tersebut masih kurang. Hal tersebut akan disampaikan kepada atasannya.

’’Saran yag disampaikan oleh Pak Dewan kemarin, kita tanggapi positif. Artinya, semuanya memberikan dukungan terhadap kelangsungan Puskesmas Ramah Anak,’’ jawabnya. (tri)