Kapal roro KMP Kakap saat bersandar di Pelabuhan Roro Selat Belia yang akan berangkat ke Pulau Karimun. Sesuai jadwal kapal roro tersebut beroperasi setiap hari.
Foto: batampos.co.id / TRI HARYONO

batampos.co.id – Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional Indonesia (INSA) Kabupaten Karimun telah mempersiapkan dua kapal cadangan dalam rangka arus mudik Idul Fitri 1440 H / 2019 M yang kapan saja siap dioperasikan. Kapal cadangan ini akan dioperasikan saat calon penumpang nanti tidak terangkut oleh kapal reguler biasa.

”Benar, seperti tahun-tahun sebelumnya, kita persiapkan dua kapal tujuan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebab, rata-rata warga Selatpanjang yang merantau biasanya pulang mudik menjelang tiga atau dua hari Lebaran,’’ kata Ketua DPC INSA Karimun, Bustami Datuk Rajo Marah, Minggu (26/5/2019).

Penumpang tujuan Selatpanjang setiap tahun cukup tinggi di hari-hari besar seperti sekarang ini. Namun, Bustami memprediksi dibandingkan tahun lalu, pada tahun ini arus mudik tidak terlalu ramai. Walaupun demikian, semuanya tetap dipersiapkan agar para calon penumpang yang ingin mudik bisa terangkut dengan aman dan sampai di tujuan.

”Faktor ekonomi sekarang lesu, jadi arus mudik tidak seramai tahun lalu. Kalau H-5 ramai biasa itu, paling ke Tanjungpinang, Dumai dan lainnya,’’ ucapnya.

Masih kata Bustami, masyarakat Karimun yang ingin mudik sekarang sudah sangat mudah dan banyak alternatif. Sehingga tidak terfokus di kapal feri saja, ada yang melalui roro, maupun pesawat tujuan Pekanbaru dan Batam. Dengan demikian, akses untuk mudik sekarang ini sudah terurai dengan berbagai pilihan.

”Tetap primadona kapal feri menjadi alat transportasi warga kepulauan. Untuk tujuan Batam dan Pinang, kita tidak ada penambahan paling arus balik nanti ada tambahan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Manager Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Karimun, Muhammad, mengatakan pihaknya juga akan ada tambahan trip perjalanan tujuan Buton dan tujuan lainnya nanti. Untuk sekarang, masih normal seperti tujuan Batam, Tanjungpinang dalam sepekan tiga kali dan tujuan Buton dua kali. Sedangkan, tujuan Selat Belia tetap seperti biasa setiap hari.

”Kita lihat kondisi calon penumpang nanti. Yang jelas tetap kita akan ada tambahan waktu keberangkatan,’’ jawabnya.

Terpisah, Apriyul, salah satu penumpang tujuan Selat Belia, merasa senang dengan hadirnya kapal roro tujuan Selat Belia setiap hari berangkat. Sehingga bisa membawa keluarga untuk berlebaran ke Karimun tidak menginap lagi.

”Alhamdulillah, sekarang akses gampang. Bisa bawa mobil pulang pergi, saat Lebaran nanti,’’ tuturnya. (tri)