ilustrasi

batampos.co.id – Tuah, bayi 4 tahun, anak dari pasangan Bakiat dan Mardiana ditemukan tewas di dalam sumur di area perkebunan milik keluarga korban di Desa Niur Permai, Moro, Selasa (7/5/2019) sore. Tuah diketahui tewas di dalam sumur setelah orangtua korban pulang ke rumah.

Berdasarkan keterangan saksi sekaligus orangtua korban, pada hari Selasa (7/5) pukul 16.00 WIB, mereka saat itu sedang bekerja di kebun mengajak anaknya. Sesampai di kebun, Bakiat dan Mardiana sibuk bekerja, korban yang tak lain adalah anak kandungnya bermain-main sendiri. Sejam kemudian, Bakiat dan Mardiana selesai bekerja dan hendak pulang ke rumah dari kebun.

Pada saat korban dipanggil-panggil namanya oleh orangtuanya, tak ada sambutan jawaban dari korban.

”Mengetahui anaknya tak menjawab panggilannya, Bakiat dan Mardiana panik dan mencoba mencari anaknya hampir satu setengah jam lamanya dan ditemukan korban sudah tercebur di dalam sumur dalam kondisi sudah mengapung badannya tak bernyawa lagi,” ujar Kapolsek Moro AKP Hari Adhar, Rabu (8/5) siang.

Polisi sudah mendatangi lokasi penemuan korban di dalam sumur. Kondisi sumur sendiri diperkirakan memiliki kedalaman hanya satu meter. Di sekeliling sumur tidak didapati pagar atau pembatas. Sehingga kalau ada anak bermain di sekitar sumur, bisa dipastikan akan tercebur ke dalam sumur.

Kejadian tersebut ditegaskan AKP Hari Adhar, murni merupakan musibah, tidak ada unsur kesengajaan. Saat ditemukan kedua orangtuanya sendiri, korban sempat dilarikan ke puskesmas di Dusun Niur. Sesampainya di puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia lebih dari satu jam.

AKP Hari berharap kepada orangtua agar selalu waspada mengawasi anaknya yang masih balita agar tak dibiarkan bermain sendiri tanpa pengawasan. (san)