Kades Sawang Selatan Sukiran saat melakukan registrasi di Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun yang dititipkan oleh Kajari Karimun dengan masa tahanan 20 hari kedepan. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Desa Sawang Selatan, Kecamatan Kundur Barat, Sukiran, resmi ditahan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun, Kamis (2/5/2019). Sukiran ditahan atas dugaan tindak pidana korupsi dana desa selama periode 2016-2018.

Selama menjalani pemeriksaan, Sukiran, 43, ditengarai menggunakan dana desa sebesar Rp252 juta selama 2016-2018. Uang tersebut digunakannya untuk membayar hutang, dan perjalanan ke luar daerah.

Saat ini, Sukiran dititipkan di Rumah Tahanan kelas II B Tanjungbalai Karimun selama 20 hari ke depan.

“Besarnya dana desa yang digunakan tersangka mencapai Rp252 juta. Uang itu digunakan untuk keperluan pribadi kades sesuai keterangan saksi ahli BPKP Provinsi Kepri saat kita mintai keterangan,” ungkap Kasi Pidana Khusus Kejari Tanjungbalai Karimun, Andriansyah kepada awak media, Kamis (2/5/2019).

Sementara paska ditahannya Sukiran, Camat Kundur Barat Murnijam langsung mengumpulkan staf, dan pegawai Kantor Desa Sawang Selatan. Ini dilakukan untuk berkoordinasi terkait pelayanan masyarakat agar tidak terganggu paska penahanan Sukiran.

“Alhamdulillah, pelayanan masyarakat tidak terganggu. Bahkan staf, dan pegawai kantor desa masuk kerja seperti biasanya,” tutur Murnijam.

Untuk memimpin jalannya roda pemerintahan desa, dipercayakan kepada Sekretaris Desa. Penunjukkan Sekdes sesuai hasil pertemuan bersama staf, dan pegawai kantor desa.

“Agar aktivitas, dan pelayanan masyarakat tidak terganggu, sementara kita percayakan pada Sekdesnya,” katanya. (ims)