f.dok BNNK
Sosialisasi P4GN di lingkungan ASN yang diharapkan turut mensosialisasikan program P4GN.

batampos.co.id – Selain Badan Narkotika Nasional (BNN), Aparatur Sipil Negara (ASN) juga harus ikut berperan aktif mensosialisasikan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Terutama di lingkungan instansi tempatnya mengabdi.

Untuk meningkatkan peranan ASN dalam kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), BNNK Karimun menggelar kegiatan Pengembangan Kapasitas dan Pembinaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Instansi Pemerintah, Rabu (10/4/2019) lalu.

Kegiatan diikuti sebanyak 20 Orang ASN dengan tujuan untuk dapat ikut mensosialisasikan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.

“ASN diwajibkan melaksanakan empat kegiatan yaitu sosialisasi, deteksi dini melalui tes urine, regulasi, dan terbentuknya relawan anti-narkoba,” ungkap Kepala BNNK Karimun, Ahmad Soleh, SH, MSi.

Ahmad Soleh menegaskan, BNNK Karimun sudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Di antaranya, Dinas Kesehatan dalam proses rehabilitasi.

“BNNK Karimun tidak hanya mensosialisasikan P4GN pada satu kegiatan saja, tetapi dihampir semua acara, dan kalangan serta komunitas,” tuturnya.

Sebagaimana disampaikan Presiden Indonesia, bahwa Indonesia Darurat Narkotika. Di mana persoalan narkoba telah melanda seluruh wilayah nusantara, tidak hanya di kota namun telah merambah hingga ke desa-desa.

“Jadi, langkah nyata harus segera diambil agar masyarakat tidak tersentuh narkoba. Salah satunya, sosialisasikan Inpres no. 06 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional yang diharapkan peran aktif dari semua elemen, termasuk ASN,” paparnya.

Sementara Kasubbid Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Karimun, Nelly Angrina, SE,MM mengakui, pentinganya peran ASN dalam P4GN. Sebagaimana tertuang dalam Permendagri No.12 tahun 2019 tentang fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, dan prekursor narkotika.

“Kebijakan ini dapat dijadikan acuan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika di daerah. Marilah kita tingkatkan kebersamaan dalam perjuangan menyelamatkan dan melindungi Bangsa Indonesia dari ancaman kejahatan narkotika,” pungkasnya. (enl)