Suasana di TPS 18 Kelurahan Sungai Lakam Barat, usai perhitungan surat suara untuk presiden dan wakil presiden yang dimenangkan 02 dengan meraih 131 suara. F. Tri Haryono / Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun, Jumat (19/4) malam sekira pukul 20.15 WIB telah mengeluarkan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun supaya dilakukan pemungutan suara ualng di 6 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di dua kecamatan.

Kecamatan Karimun, berada di TPS 004, 005, 026 dan 030 Sungai Lakam Karimun Timur, 027 Sungai Lakam Barat, serta 005 Moro.

“Betul, ada enam TPS yang kami rekomendasikan KPU Karimun untuk pemilu ulang atau pencoblosan ulang. Dari hasil laporan panwascam, supaya ditindaklanjuti oleh pihak KPU,” jelas Komisioner Bawaslu Karimun, M Fadli.

Dikatakan, terjadinya pelanggaran tersebut dimulai dari tidak memiliki ktp-el dan tidak terdaftar di dalam DPT dan DPTb tetapi pihak KPPS tetap memberikan surat suara kepada orang tersebut.

Hal ini telah melanggar pasal 372 ayat (2) huruf d.

Kemudian, terjadinya pengrusakan surat suara oleh KPPS lebih dari satu hingga membuat surat suara tersebut menjadi tidak sah.

“Kami minta penghitungan ulang surat DPR RI, DPD, DPRD PROVINSI dan DPRD Kabupaten. Sesuai UU no 7 tahun 2017 tentang pemungutan suara Ulang terhadap enam TPS,” ungkapnya.

“Kalau realisasinya silahkan tanya KPU,” ujarnya.

Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko mengatakan, “Betul, insyallah tanggal 24 April kami laksanakan enam TPS tersebut,” jawabnya. (tri)