Foto Imam
Debit air di waduk PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu, terus menyusut seiring musim kemarau.

batampos.co.id – Debit waduk milik PDAM Tirta Karimun di Tempan, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, terus menyusut. Akibat kemarau panjang, diperkirakan ketersediaan air di waduk menyisakan dua bulan ke depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang (Kacab) PDAM Tirta Karimun, Arman mengaku musim kemarau yang terjadi di Kundur sedikit mengganggu pendistribusian air ke sejumlah pelanggan. Bahkan di beberapa tempat sempat mengalami keterlambatan distribusi air melaui pipa PDAM tersebut.

“Setiap hari saya turun ke rumah pelanggan mengimbau kepada seluruh pelanggan agar berhemat pemakaian air bersih. Terutama mematikan kran air yang sudah tidak digunakan agar distribusi air tetap lancar,” terang Arman, Jumat (22/3/2019).

Dikatakan, waduk yang dimiliki PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu selama ini mengandalkan tadah hujan. Sehingga ketika memasuki musim kemarau debit air menyusut. Sebaliknya saat musim hujan otomatis debit air melimpah, untuk sementara debit air yang tersedia masih cukup untuk dua bulan ke depan.

“Kita berdoa semoga dalam waktu dekat akan turun hujan,” harapnya.

Arman juga menyebutkan jumlah pelanggan PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu hingga sekarang tercatat lebih dari 800 pelanggan. Sampai saat ini kita belum dapat mengabulkan usulan pelanggan baru mengingat ketersediaan air itu sendiri. (ims)

Loading...