Sidak perdana kasus dugaan korupsi PT PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu di Pengadilan Tipikor Tanjunjung Pinang, Senin (11/3/2019).

batampos.co.id – Kasus tindak pidana korupsi PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu, mulai memasuki sidang perdana, Senin (11/3/2019), di pengadilan negeri Tanjungpinang. Sidang dipimpin Hakim Ketua Santonius Tambunan SH,MH berlangsung aman dan lancar.

Agenda sidang perdana, pembacaan dakwaan terhadap kedua terdakwa yakni Zl selaku Kepala Cabang (Kacab) PDAM Tirta Karimun Tanjungbatu, dan Nv sebagai Operator Produksi. Keduanya didakwa pasal berlapis dengan ancaman 20 tahun penjara. 

Loading...

“Sidang perdana berlangsung sekitar enam puluh menit (satu jam) dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap dua terdakwa. Keduanya dijerat primair pasal 2 ayat 1 jo pasal pasal 18 Subsidair pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 jo Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 KUHP. Ancamannya hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ungkap Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Karimun di Tanjungbatu Novriansyah melalui  Kepala Seksi Kasubsi Tipidum dan Tipidsus Dedi Simatupang, Senin (11/3/2019) kemarin. 

Dedi juga menyampaikan jika kedua terdakwa Zl dan Nv dalam kondisi sehat, dan dapat mengikuti sidang perdana.

“Kita harapkan sidang berikutnya berjalan lancar sehingga kasusnya segera tuntas,” paparnya. (ims)

Loading...