f.imam soekarno
Kebakaran lahan di Kundur Barat.

batampos.co.id – Memasuki musim kemarau masyarakat di Pulau Kundur diimbau senantiasa waspada terhadap kebakaran lahan. Jangan membakar saat membuka lahan baru, demi menjaga keselamatan dan menghindari kebakaran yang lebih meluas.

Selama Februari lalu, tercatat sebanyak delapan kasus kebakaran hutan di wilayah Kundur Barat. Diantaranya kebakaran hutan di Desa Teluk Dalam padaJumat (8/2/2019) lalu. Kebakaran juga melanda wilayah hutan Kampung Asam, Kampung Asam Mata Air, di Kobel, Kundur Barat.

Loading...

Pun kebakaran lahan terjadi di kawasan PLN ujung baru Desa Kundur, serta di Batu Empat. Terakhir awal Maret, kebakaran terjadi di Kampung Teluk Kobel.

“Melihat sering terjadinya kebakaran lahan, kita mengajak masyarakat untuk waspada. Jangan membuka lahan baru dengan cara dibakar,” ungkap Sekretaris Wilayah Kepri dan Riau PT Timah Tbk, Eko Yorifaruza, Selasa (5/3/2019) kemarin.

Dikatakan Eko, melalui tim Kesehatan Keselamatan Kerja Lingkungan Didup (K3LH) Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Satpam PT Timah, pihaknya turut membantu masyarakat dalam memadamkan kebakaran lahan. Ini dilakukan sebagai kontribusi PT Timah bagi masyarakat.

Untuk itu diimbau agar masyarakat selalu waspada dan tidak membakar sampah yang berdekatan dengan lahan kering. Mengingat memasuki musim kemarau sehingga api mudah menjalar ke lahan.

“Personel K3LH, Satpam dan Mobil pemadam kebakaran PT Timah bekerja memadamkan api tidak mengenal waktu baik siang malam hingga larut malam. Ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Untuk itu mari kita jaga bersama-sama agar kebakaran tidak meluas,” kata Eko.

Menyikapi hal tersebut Kapolsek Kundur Barat AKP Eddi Suryanto sebelumnya telah mengimbau masyarakat agar waspada terhadap terjadinya kebakaran lahan terlebih memasuki musim kemarau. Sebagai peringatan dini pihak Polsek telah melakukan sosasialisasi bersama masyarakat dengan memasang spanduk larangan membuka lahan dengan cara dibakar.

Selain itu masyarakat juga harus waspada dan tanggap jika terjadi kebakaran lahan segera berkoordinasi dengan instansi, dinas dan tim pemadam kebakaran. (ims)

Loading...