Aktivitas pelabuhan bongkar muat Taman Bunga yang segera direlokasi ke Parit Rempak.

batampos.co.id – Badan Usaha Kepelabuhanan (BUP) Karimun mendukung percepatan pembangunan pelabuhan bongkar muat Parit Rempak, Kecamatan Meral. Pelabuhan yang dibangun oleh Provinsi Kepri ditargetkan selesai akhir 2019 ini.

Seiring pengerjaan proyek pelabuhan bongkar muat, BUP Karimun pun berupaya menyiapkan administrasi sekaligus mengejar perubahan status pelabuhan dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN). Sehingga begitu pengerjaan selesai, status pelabuhan bongkar muat Parit Rempak sudah ditingkatkan dari pelabuhan pengumpang (lokal) menjadi pelabuhan pengumpul (regional).

Loading...

“Kami dukung percepatan pembangunan pelabuhan bongkar muat Parit Rempak. Karenanya kami juga sudah mengajukan ke pusat terkait perubahan status dari pengumpan menjadi pengempul,” ujar Dirut BUP Karimun M. Syharizal, Selasa (5/3/2019) kemarin.

Apabila perubahan status disetujui dan masuk RIPN, kata Syahrizal, pelabuhan bongkar muat Taman Bunga bisa pula segera dipindahkan ke Parit Rempak. Paling tidak, aktivitas bongkar muat pelabuhan Taman Bunga sudah pindah ke Parit Rempak di tahun 2020.

“Target kita, relokasi pelabuhan bongkar muat Taman Bunga adalah tahun 2020. Makanya, kami sangat mendukung upaya percepatan pembangunan pelabuhan bongkar muat Parit Rempak,” tegas pria yang akrab disapa Ijal ini.

Untuk diketahui, pelabuhan bongkar muat Parit Rempak nantinya bisa disandari kapal dengan panjang 80 meter atau bobot 2.000 GT. Dengan begitu, aktivitas bongkar muat tidak hanya melayani domestik, tetapi sudah berskala internasional.

“Pastinya, pelabuhan bongkar muat Parit Rempak dibangun lebih panjang dibanding di Taman Bunga. Sehingga kapal-kapal besar bisa sandar, dan bongkar muat,” paparnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Provinsi Kepri telah meninjau proyek pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Parit Rempak. Mereka ingin melihat langsung pelaksanaan proyek yang dibangun secara bertahap sejak tahun 2017 lalu. Dan pelabuhan bongkar muat Parit Rempak nantinya bakal menjadi pengganti pelabuhan bongkar muat Taman Bunga.

Pelabuhan bongkar muat sekarang yang berhadapan dengan rumah dinas Bupati itu, dinilai sudah tidak layak seiring lajunya pembangunan.

“Benar, saya bersama rekan-rekan bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kepri sudah meninjau proyek pelabuhan bongkar muat Parit Rempak, Karimun. Kita harapkan pengerjaanya berlanjut, dan selesai tepat waktu yang ditargetkan yakni dua tahun. Itu artinya, pembangunan sudah rampung di tahun 2019 ini,” beber anggota DPRD Kepri, Joko Nugroho.

Jika sudah rampung pengerjaan pembangunan pelabuhan bongkar muat ini, ya disegerakan pula proses pemindahan aktivitas bongkar muat di pelabuhan Taman Bunga. (enl)

Loading...