f.sandi
Petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman api yang membakar lahan.

batampos.co.id – Kasus kebakaran lahan di Kabupaten Karimun, masih terjadi. Hingga memasuki bulan Maret 2019, sudah terjadi 76 kasus kebakaran yang berhasil dikendalikan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) di bawah naungan Satpol PP Karimun.

“Cukup banyak memang kebakaran yang kita tangani. Dan jumlah kasusnya tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu,” ungkap Kepala Satpol PP Kabupaten Karimun, TA Rahman, Jumat (1/3/2019).

Loading...

Punca kebakaran diduga akibat pembukaan lahan dengan cara dibakar. Artinya, semula hanya membakar lahan milik pribadi, akhirnya api meluas hingga tidak bisa dikendalikan dan menyebabkan kebakaran lahan lainnya.

Bahkan, dalam dua hari sampai empat kali laporan kebakaran yang ditangani Tim Damkar. Lokasi kebakaran sebagian besar di wilayah Tebing, dan Meral Barat. Belum lama mobil Damkar istrahat dan mengisi air, sudah ada laporan dari masyarakat ada lahan terbakar.

“Dengan banyaknya kejadian kebakaran lahan selama Januari dan Februari, kita mengingatkan agar kepada warga yang akan membuka lahan tidak dengan cara membakar. Ada juga temuan kita akibat puntung rokok yang dibuang di hutan. Karena, kondisi hutan saat ini kering sehingga mudah terbakar,” jelasnya.

Apalagi, lanjut TA Rahman, kondisi curah hujan juga sangat minim dan juga angin bertiup kencang pada waktu-waktu tertentu. Pihaknya sangat berharap peran serta masyarakat, RT, RW, Kepala Desa, Lurah dan Camat untuk mengingatkan warganya. Khususnya, agar berhati-hati dalam membakar lahan atau membakar sampah pada saat kondisi seperti sekarang. (san)

Loading...