f.imam soekarno
Hotel Gembira Tanjungbatu Kundur.

batampos.co.id – Miris. Begitu nasib hunian hotel di Pulau Kundur yang menunjukkan angka turun drastis atau memasuki fase sekarat. Dari belasan hotel yang ada, hanya ada satu tamu dalam satu bulan.

Bahkan ada hotel yang tidak dapat pengunjung alias kosong sama sekali. Kondisi itu sudah dirasakan pengelola hotel sejak beberapa tahun belakangan. Kendatipun demikian, mereka tetap bertahan meski kondisi terus merugi untuk biaya operasional, dan membayar gaji karyawan.

Loading...

“Maaf saya enggak bisa banyak komentar melihat nasib hunian hotel di Kundur. Benar-benar luar biasa sepi. Entah sampai kapan kondisinya seperti ini. Nasib baik pajak dihitung berdasarkan jumlah tamu yang masuk,” ungkap Pemilik Hotel Gembira, Budi, Selasa (26/2/2019) kemarin.

Budi tidak menafikan jika hunian hotel di Kundur sudah sangat memprihatinkan, dan nyaris tiarap. Yang bisa dilakukan hanya bertahan, mengingat minimnya jumlah tamu yang datang.

“Tamu Hotel Gembira setiap hari hanya ada satu. Bahkan sering kosong dalam satu bulan. Paling-paling hanya ada sepuluh tamu dari luar,” bebernya.

Data yang berhasil dihimpun dari Polsek Kundur, berdasarkan laporan kunjungan warga negara asing di hotel dan penginapan selama Februari 2019, menunjukkan angka menurun. Sementara jumlah hotel ada 15. Di antaranya Hotel Gembira, Hotel Mataram,

Hotel Pelangi, Hotel Prima, Wisma Intan, Wisma Wisata, Hotel Lipo, Wisma Tanjungbatu, Wisma Horison, dan Wisma Berlian.

Ditambah Penginapan Holiday, Penginapan Indah, Hotel Taman Safari Raya, Hotel Hocky, dan Hotel Sarinah.

Sementara laporan pihak manajemen hotel, wisma dan penginapan bervariasi. Ada yang dapat belasan tamu, bahkan banyak yang tidak ada sama (kosong) tamu yang menginap. (ims)

Loading...