f.tri haryono
Para nelayan tradisional menanti pembangunan TPI.

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kabupaten Karimun belum layak direalisasikan saat ini. Selain anggaran yang tidak memungkinkan, keberadaannya juga dianggap belum mendesak.

“Secara teknis, saya sudah tanya ke Dinas Perikanan dengan kondisi saat ini katanya belum layak. Kalau dibangun tapi tidak  dimanfaatkan nanti timbul mubazir, kita lihat urgency-nya juga,” kata Rafiq, Minggu (24/2/2019).

Loading...

Namun demikian, pemerintah sudah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) di dua lokasi berbeda. Lahan yang  dipersiapkan yaitu di Pulau Lumut, dan Parit Rampak.

“Kita ingin meningkatkan pendapatan masyarakat, bukan lagi dengan memberi bantuan alat tangkap. Tapi, kita menampung hasil tangkapan nelayan,” beber Bupati.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karimun Amirullah justru mempertanyakan pembantu Bupati Karimun yang memberikan masukkan terkait pembangunan TPI belum layak di Karimun.

“Ini sangat aneh sekali. Anda bisa lihat sendiri, rata-rata para nelayan kita hasil tangkapannya langsung diekspor ke luar negeri. Kapal ikan di Kabupaten Karimun cukup banyak dengan jumlah nelayan mencapai di atas 10 ribu,” ujar Amirullah.

Karena itu, keberadaan TPI sangat mendesak untuk dibangun di Kabupaten Karimun. Tidak ada alasan pemerintah daerah tidak  mampu membangun, sementara alokasi untuk infrastruktur perikanan dari pusat cukup banyak.

“Kita sudah punya Perda Retribusi, salah satunya rektribusi TPI. Selain itu, pemanfaatannya TPI sangat-sangat banyak bagi para nelayan Kabupaten Karimun,” imbuhnya.

Nantinya, lanjut Amirullah, hasil tangkapan nelayan bisa ditimbang di TPI agar ada retribusi ke daerah. Bahkan keberdaannya dipercaya bisa meningkatkan ekonomi nelayan, dan menstabilkan harga ikan di Karimun sendiri.

“Lihat saja, harga ikan di sini cukup tinggi. Intinya, pembangunan TPI sudah sangat mendesak dibangun. Kalau tidak sekarang, kapan lagi. Ingat, prioritas pembangunan kabupaten Karimun salah satunya adalah pengembangan ekonomi kerakyatan
dan industri berbasis kemaritiman guna peningkatan nilai tambah ekonomi,” tegasnya. (tri)

Loading...