f.dok humas karimun
Bupati Aunur Rafiq memberikan piagam penghargaan bagi santri-santriwati penghapal Alquran saat diwisuda di Ponpes Atthohiriyah, Moro.

batampos.co.id – Bupati Karimun, Aunur Rafiq mewisuda 21 santri Pondok Pesantren (Ponpses) Atthohiriyah, Kecamatan Moro, Sabtu (23/2/2019). Melihat perkembangan ponpes di Kabupaten Karimun, diharapkan tercipta generasi penghapal (hafiz) Alquran.

Pesatnya perkembangan ponpes di Bumi Berazam, diakui Bupati. Hal itu, tidak terlepas dari peran, dan dukungan dari pemerintah yang menginginkan peningkatan iman dan taqwa terhadap generasi muda Islam.

Loading...

“Salah satu visi dan misi kita, adalah peningkatan iman dan taqwa. Salah satunya, melalui ponpes yang sudah mulai banyak berdiri di Kabupaten Karimun. Kita mengharapkan semakin banyak Ponpes akan semakin banyak pula lahir anak-anak kita penghapal Quran,” ujar Aunur Rafiq.

Dengan memiliki kemampuan menghapal Quran, kata Bupati, minimal bisa membentengi diri dari pengaruh negatif di era globalisasi saat ini. Selain itu, banyak perguruan tinggi negeri yang memberikan peluang bagi penghafal Quran untuk bisa melanjutkan pendidikan, dan berkuliah hanya dengan tes membaca Quran sebagai salah satu syaratnya.

“Kita juga menginginkan ke depan, Kabupaten Karimun dikenal sebagai tempat lahir generasi penghafal Quran di Provinsi Kepri. Tentu hal itu akan memberikan kebanggaan bagi masyarakat kita,” tegas Bupati.

Kepada 21 santri Ponpes Atthohiriyah Moro yang diwisuda, Bupati meminta untuk tetap rutin membaca Quran setiap hari. Meski sudah diwisuda, bukan berarti membaca Quran pun ikut menghilang.

“Kalau Quran tidak dibaca, perlahan-lahan hapalan pun akan hilang. Semoga dengan menjadi penghafal Quran bisa meningkatkan  kemajuan Islam melalui kemampuan yang dimiliki,” tutup Bupati. (san)

Loading...