f,dok Bawaslu tuk batampos
Ketua Bawaslu Karimun Nurhidayat dan komisioner Tiuridah Silitonga saat mengecek logistik pemilu di gudang KPU.

batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun, terus memantau logistik milik KPU di gudang. Dalam kegiatan itu, diketahui ada 27 lembar sampul yang cacat, dan tidak bisa dipergunakan.

“Pada hari pertama didapati sampul surat suara ada yang rusak maupun tidak ada tulisannya,” kata Ketua Bawaslu, Nurhidayat, Jumat (22/2/2019).

Loading...

Adapun sampul yang tidak ada tulisannya yakni, model biasa sebanyak 16 lembar, dan model kubus 2 lembar. Kemudian, sampul yang rusak berupa salinan form C1 TPS-PPS terdapat delapan lembar, dan sampul surat suara rusak satu lembar dengan total ada 27 lembar sampul yang cacat.

“Meski begitu, semuanya sudah cukup bagus. Tinggal kita menunggu, pelipatan dan penyortiran surat suara yang cukup banyak,” jawabnya.

Adapun jenis sampul yang dijadikan satu untuk setiap TPS yaitu form C1 halogran, form A3, A4, C7, dan sebagainya. Pada hari pertama, Kamis (21/2/2019), perangkat TPS yang sudah dilakukan penyortiran mencapai 518 ikat, atau 518 TPS. Sehingga, penyortiran tersebut diperkirakan sudah selesai pada hari kedua, Jumat (22/2/2019).

“Melihat kondisi gudang logistik, kita menyarankan kepada KPU Karimun agar menambah kipas angin maupun blower agar nanti bisa nyaman bagi para pelipat surat suara,” ungkapnya.

Terpisah Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko mengatakan, untuk tenaga pelipatan dan penyortiran surat suara dibutuhkan kurang lebih 100 orang. Dan nanti akan dibagi waktu pelipatan dan penyortiran surat suara, yang dalam waktu dekat akan
dilaksanakan.

“Insha Allah tidak ada masalah nanti saat pelipatan dan penyortiran surat suara. Kita juga, dijaga oleh pihak keamanan selama 24 jam. Dan tidak sembarangan masuk ke gudang logistik, kalau tidak izin dari KPU Karimun,” ucapnya. (tri)

Loading...