f.tri haryono
Kadisdik Karimun Bakri Hasyim saat meninjau ruang kelas SMPN 2 Tebing yang baru direhab melalui kucuran APBN 2019.

batampos.co.id – Pemerintah Pusat kembali mengucurkan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk rehab ruang sekolah menengah pertama (SMP) se Kabupaten Karimun. Kucuran anggaran melalui APBN tahun 2019 ini, lebih kecil dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp6 miliar.

“Bantuan Pemerintah Pusat sangat bermanfaat untuk penambahan ruang kelas sebagai pendukung meningkatkan proses belajar mengajar. Seperti yang ada di SMPN 2 Tebing,” kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, Rabu (29/2/2019) usai meresmikan ruang kelas SMPN 2 Tebing Binaan Karimun.

Loading...

Kucuran anggaran oleh Pemerintah Pusat untuk pembangunan infrastruktur pendidikan, diakui Bakri, sudah sangat dimanfaatkan setiap sekolah penerima. Sehingga bisa meningkatkan mutu kwalitas pembelajaran di setiap sekolah itu sendiri.

“Insha Allah, tidak akan ada lagi ruang perpustakaan yang dijadikan ruang belajar. Karena setiap tahunnya, kita mendapatkan anggaran rehab ruang kelas,” bebernya.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 2 Tebing Binaan Karimun Raja Hernayati mengungkapkan, dengan adanya penambahan ruang kelas bisa menjadi motivasi bagi para pelajar dalam proses belajar dan mengajar. Yang mana, sesuai standar minimal satu kelas diisi 32 anak didik.

“Alhamdulillah, ruang kelas langsung bisa kita pergunakan. Dan paling penting, dukungan dari orangtua dengan ada penambahan ruang kelas. Serta bisa untuk mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi UNBK mendatang,” jelasnya.

Diakui Hernayati, pelaksanaan UNBK waktunya tidak lama lagi. Sehingga, berbagai persiapanpun terus dilakukan dengan memanfaatkan waktu yang ada. Terutama fokus di empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan Bahasa Inggris.

“Paling penting adalah, memberikan motiviasi kepada anak-anak kita. Untuk tahun ini, yang ikut UNBK mencapai 100 lebih yang sudah mendukung sarana pelaksanaan UNBK,” ujarnya. (tri)

Loading...