Kacabjari Kundur, Novriansyah

batampos.co.id – Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Karimun di Tanjungbatu Novriansyah, SH menegaskan untuk sementara belum ada tersangka baru dalam kasus tindak pidana korupsi PDAM Tirta Karimun yang merugikan negara sebesar Rp 384 juta. Saat ini, pihaknya masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka.

“Dalam waktu dekat, Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) segera kita limpahkan,” tegas Novriansyah, Selasa (19/2/2019).

Loading...

Dalam kasus PDAM Tirta Karimun, Kejaksaan telah menetapkan dua orang tersangka yakni, Zl sebagai Kepala Cabang (Kacab) PDAM Tirta Karimun, dan Nv Bagian Operasional Produksi Air. Kini kedua tersangka dititipkan di rumah tahanan (Rutan) Tanjungbalai Karimun.

“Belum ada tersangka baru, namun tidak menutup kemungkinan hasil pengembangan kasusnya ada tersangka baru serta menunggu perkembangan dalam persidangan nantinya. Meskipun demikian kita sudah melakukan pemeriksaan puluhan saksi termasuk Asisten II Kabupaten Karimun dan Dirut PDAM Tirta Karimun sendiri,” tegasnya.

Secara terpisah Kasubsi Tipidum dan Tipidsus Cabjari Tanjungbatu Dedi Simatupang mengatakan, kasus dugaan korupsi PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu mencuat dari laporan masyarakat. Di mana, pelanggan mengeluhkan seringnya terjadi kemacetan distribusi air bersih milik PDAM Tirta Karimun Tanjungbatu tersebut.

Atas dugaan tindak korupsi ini, tersangka dijerat primair pasal 2 ayat 1 jo pasal pasal 18 Subsidair pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 jo Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak korupsi. Kedua tersangka terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk operasional produksi air PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu tahun 2016 hingga 2017.

“Modusnya dengan cara manipulasi nota dan belanja fiktif BBM jenis solar sehingga menyebabkan kerugian negara sesusai hasil audit BPKP Kepri sebesar Rp 384.815.659. Pasca ditetapkan dua tersangka, pelayanan air bersih ke sejumlah pelanggan berjalan normal,” bebernya. (ims)

Loading...