RS Muhammad Sani

batampos.co.id – Daftar tunggu pasien operasi mata katarak yang menggunakan BPJS Kesehatan di RS Muhammad Sani, mulai berkurang. Menyusul tidak berlaku lagi kebijakan pembatasan operasi sebanyak enam kali dalam sebulan.

“Benar, pasca dibatalkannya aturan pembatasan operasi mata katarak, jumlah antrian sudah berkurang,” ujar Direktur RSUD M
Sani Kabupaten Karimun, dr Zulhadi, Selasa (19/2/2019).

Loading...

Terlebih, lanjut Zulhadi, dokter yang menangani pasien operasi mata katarak, sudah melakukan penjadwalan ulang. Artinya,
siapa yang mendaftar duluan, maka didahulukan. Sehingga saat ini jumlah antrian pasien BPJS Kesehatan operasi mata katarak
hanya tinggal 50 orang saja.

Dengan jumlah pasien tersebut, dokter yang menangani tidak membutuhkan waktu lama. Sebab, sebelum ada pembatasan jumlah pasien BPJS Kesehatan yang operasi mata katarak bisa mencapai 25 orang dalam sebulan.

“Saat ini, kita hanya menunggu kapan kesediaan pasien datang ke rumah sakit untuk melakukan oeprasi mata katarak. Sehingga,
bisa segera ditangani,” ungkapnya.

Menyinggung tentang pemberlakukan pembayaran untuk pasien rawat jalan, Zulhadi menyebutkan, sampai dengan saat ini belum
diberlakukan.

“Masih menunggu dari BPJS sendiri kapan akan diberlakukan. Yang jelas, pasien BPJS Kesehatan saat ini tetap dilayani
seperti biasa,” ungkapnya. (san)

Loading...