Sekcam Kundur Rahayu Kusrianti (kanan), bersama petugas puskesmas Tanjungbatu, ormas, warga dan pemuda, usai melaksanakan Gertak Nyamuk di Kelurahan Tanjungbatu Kota.

batampos.co.id – Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Karimun, cukup mengkhawatirkan. Agar tidak merebak luas, Camat Kundur Eri Novaljadinata bersama Uspika, instansi terkait, masyarakat, dan sejumlah Ormas Hulungbalang Junjung Negeri, Gagak Hitam, gelorakan “Gertak Nyamuk”.

Gerakan Serentak Nyahkan Sarang Nyamuk (Gertak Nyamuk) ini, mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan selokan, dan parit. Termasuk mengimbau agar masyarakat membiasakan hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Loading...

“Iya kita galakkan Gerakan Serentak Nyahkan Sarang Nyamuk (Gertak Nyamuk) dengan melibatkan seluruh Uspika, Dinas instansi, RT, RW, Lingkungan, organisasi masyarakat serta pemuda. Melalui Gertak Nyamuk diharapkan dapat mencegah dan memberantas kasus DBD di wilayah Kecamatan Kundur,” tutur Eri, Minggu (17/2/2019).

Kasus DBD di Kecamatan Kundur tergolong tinggi di tahun 2018. Tercatat sebanyak 8 kasus, satu oarng diantaranya meninggal
dunia.

“Sedangkan awal 2019, tercatat 12 orang. Kasusnya didominasi di Kelurahan Tanjungbatu Kota sebanyak 6 orang. Upaya yang
dapat dilakukan dengan pencegahan dengan 3 M menutup, menguras dan mengubur botol bekas, kaleng atau tempat-tempat yang berpotensi bisa menampung air,” papar Eri.

Gertak Nyamuk dipimpin Sekretaris Camat Rahayu Kusrinati dilaksanakan serentak di semua desa, kelurahan, RT RW di wilayah kecamatan Kundur. Masyarakat menyambut baik kegiatan gotong royong guna mencegah merebaknya kasus DBD tersebut.

Seperti disampaikan Supri Agus Aidil Adha.

“Kami sebagai Ormas Hulubalang Junjung Negeri di Kundur akan berperan aktif di semua kegiatan kemasyarakatan. Termasuk
bersama memberantas DBD,” ujar pria yang akrab disapa Idil, Panglime Mude Hulu Balang Junjung Negeri.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah Kelurahan Tanjungbatu Barat yang diikuti seluruh RT RW, masyarakat, dan
pemuda. (ims)

Loading...