f.sandi
Anggota polisi melakukan pengawasan terhadap logistik surat suara yang baru tiba, dan disimpan di gudang logistik KPU.

batampos.co.id – Logistik surat suara yang akan dipergunakan untuk pemilihan umum serentak (pilpres, dan pileg), sudah tiba di Tanjungbalai Karimun, Minggu (10/2/2019) malam. Untuk sementara, surat suara yang dikirim hanya untuk DPR RI, DPD, dan DPRD Provinsi.

Sedangkan surat suara untuk Pilpres, dan Pileg Kabupaten Karimun menyusul pada pengiriman berikutnya. Diperkirakan dikirim pada 16 Februari mendatang.

Loading...

“Pengiriman surat suara pertama menggunakan KMP Lome melalui pelabuhan roro Kijang (Pinang)-Punggur(Batam),-Parit Rempak (Karimun). Dan setiap boks yang kita terima, disesuaikan dengan berita acara,” ujar Ketua KPU Karimun, Eko Purwandoko.

Setelah dilakukan penghitungan, terdapat kekurangan untuk surat suara DPRD Provinsi Kepri untuk daerah pemilihan Kabupaten Karimun. Dari jumlah yang tertulis sebanyak 350 boks, ternyata yang diterima 335 boks. Artinya, ada kekurangan 15 boks.

“Kekurangan ini, sudah kita laporkan ke KPU Provinsi Kepri. Sehingga pengirimannya bisa bersamaan dengan surat suara untuk Pilpres dan DPRD Kabupaten Karimun,” bebernya.

Adapun surat suara yang diterima jumlahnya mencapai 857 boks. Rinciannya masing-masing terdiri dari surat suara DPD sebanyak 174 boks. Setiap boks berisi seribu lembar surat suara.

Kemudian untuk surat suara DPR RI sebanyak 348 boks. Setiap boksnya berisi 500 lembar surat suara.

“Total surat suara untuk DPR RI, dan DPD yang diterima sebanyak 173.915 lembar,” tutur Eko.

Sedangkan surat suara DPRD Provinsi Kepri untuk daerah pemilihan Kabupaten Karimun sebanyak 335. Di mana setiap boksnya berisi 500 lembar.

“Untuk DPD dan Pilpres, termuat gambar calon. Sedangkan, untuk surat suara yang lain hanya nomor urut, dan nama,” jelasnya.

Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya mengaku, surat suara yang tiba mendapat pengawalan anggota kepolisian. Ini sudah
menjadi tugas Polri untuk mengamankan setiap dokumen negara.

“Surat suara yang baru tiba ke Karimun langsung dikawal anggota. Baik berseragam maupun berpakaian sipil. Tujuannya, untuk menjamin surat suara sampai ke gudang penyimpanan logistik KPU,” paparnya.

Untuk pengamanan di gudang penyimpanan surat suara, ditempatkan 10 anggota kepolisian. Mereka melakukan penjagaan selama 24 jam.

“Dengan jumlah anggota sebanyak itu, dibagi menjadi dua regu secara bergantian jaga. Sehingga, surat suara tetap aman
sampai pada saat penggunannya nanti,” kata Kapolres. (san/tri)

Loading...