Pedagang masih tetap berjualan di lantai dasar Blok B Pasar Puan Maimun.
foto triharyono

batampos.co.id – Pedagang sayur Pasar Puan Maimun membandel. Meski sudah ada larangan, dan akan ada sanksi, namun mereka tetap berjualan di lantai dasar Blok B.

“Benar, kami masih mendapati beberapa pedagang sayur yang masih berjualan di lantai dasar. Padahal kita sudah ingatkan, tetapi mereka membandel,” ungkap Kepala Unit Usaha Pasar Perusda Karimun, Muhammad Soleh, Rabu (23/1/2019) kemarin.

Loading...

Saat penertiban, tercatat 30 pedagang sayuran yang berjualan di lantai dasar. Setelah diberikan pengarahan, mereka bersedia meneken surat pernyataan. Nyatanya, hanya 18 pedagang yang bersedia mematuhi larangan.

“Masih banyak yang belum teken pernyataan. Di sisi lain, anggota Satpol PP pun sudah tidak lagi berjaga di Pasar Puan Maimun paska penertiban,” tuturnya.

Mendapati masih ada pedagang yang membandel, Soleh mengaku tidak bisa berbuat banyak.

“Kita tunggu Pak Dirut, apa langkah selanjutnya. Saya hanya menjalankan tugas di sini. Kalau kebijakan, lebih lanjut sama pimpinanlah,” kilahnya.

Salah satu pedagang, Gunawan mengaku enggan membuat surat pernyataan yang disodorkan pihak pengelola. Alasannya, saat penertiban dirinya tidak berada di lokasi.

“Saya pertimbangkan dululah. Anda bisa lihat sendiri sekarang saja masih ada yang berjualan,” jawabnya di hadapan penggelola pasar.

Hal senada disampaikan seorang pedagang buah.

“Kata Dirut kalau pedagang yang sudah tua dapat dispensasi bisa berjualan. Nah, ini mana bisa saya terima. Berarti tidak semua ditertibkan,” keluhnya.

Terpisah, Ketua DPW LMB Kepri Datok Azman Zainal mengkritik polemik pedagang pasar Puan Maimun yang tak kunjung selesai. Mulai dari demo di kantor bupati hingga hearing di DPRD Karimun, hingga penertiban.

“Intinya, ketegasan dari penggelola pasar. Kalau tidak bisa, ya katakan tidak bisa semuanya. Selain itu, pedagangpun harus ikut aturanlah, jangan suka-sukanya saja. Kan sama-sama cari makan di situ,” tegasnya. (tri)

Loading...